Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

25 Persen Kasus Covid-19 di LA Terjadi Setelah Vaksinasi

Jumat 30 Jul 2021 00:05 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Nora Azizah

Jumlah kasus Covid-19 di LA meningkat sejak Juni pada orang yang divaksinasi.

Jumlah kasus Covid-19 di LA meningkat sejak Juni pada orang yang divaksinasi.

Foto: EPA
Jumlah kasus Covid-19 di LA meningkat sejak Juni pada orang yang divaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Pejabat kesehatan di Los Angeles mengatakan, lebih dari 25 persen kasus Covid-19 yang baru adalah mereka yang telah divaksinasi penuh. Kasus meningkat sejak bulan baru, berdasarkan laporan pada Rabu (28/7).

Dilansir dari Fox News, Kamis (29/7), ia mengatakan, vaksin efektif dan merupakan terobosan. Namun, jumlah kasus Covid-19 mengalami peningkatan sejak Juni dan individu yang divaksinasi penuh menyumbang 20 persen dari total infeksi di daerah tersebut.

“Semakin banyak orang yang divaksinasi, semakin bertambah juga orang yang terinfeksi dan varian Delta yang jauh lebih menular," ujar Direktur Kesehatan Masyarakat daerah tersebut, Barbara Ferrer.

Berdasarkan laporan dari 1 hingga 16 Juli, daerah itu mendiagnosis 13.598 kasus positif. Termasuk 3.592 orang di antaranya adalah mereka yang sudah menjalani vaksinasi.

Direktur Departemen Kesehatan Masyarakat California Dr. Tomás Aragón mengatakan, masker tetap harus dipakai meskipun seseorang sudah melakukan vaksinasi. Sedangkan orang yang tidak divaksin adalah mereka yang menambah kasus dan memenuhi ruang rawat inap rumah sakit.

NBC Los Angeles melaporkan, ada 891 orang dirawat di rumah sakit karena terinfeksi Covid-19 di negara bagia dengan lebih dari 10 juta penduduk itu. Angka tersebut merupakan jumlah tertinggi sejak 13 Maret dan kumlah tersebut naik dari 825 hari sebelumnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA