Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Dorong Perluasan EBT, Pertamina Bangun PLTS 1,34 MW

Kamis 29 Jul 2021 08:49 WIB

Red: Gita Amanda

Melalui subholding Power and New & Renewable Energi (PNRE), Pertamina tengah membangun fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kilang Pertamina Cilacap, Jawa Tengah.

Melalui subholding Power and New & Renewable Energi (PNRE), Pertamina tengah membangun fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kilang Pertamina Cilacap, Jawa Tengah.

Foto: Pertamina
Kapasitas power yang dibangun akan mengurangi 13,5 persen penggunaan daya listrik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) terus meningkatkan komitmennya dalam mendorong perluasan program Energi Baru Terbarukan (EBT) di dalam bisnisnya. Hal ini sejalan dengan tren transisi energi dunia sekaligus tuntutan akan Carbon Credit dan implementasi ESG, environmental (lingkungan), social (sosial), dan tata kelola yang baik (good governance).  

Melalui subholding Power and New & Renewable Energi (PNRE), Pertamina tengah membangun fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kilang Pertamina Cilacap, Jawa Tengah. Jaringan PLTS ini mencakup fasilitas pendukung Kilang Cilacap lainnya dengan total kapasitas mencapai 1,34 Mega Watt (MW).

Pjs. SVP Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, keseluruhan nilai proyek PLTS  Kilang Cilacap ini sebesar 1,3 juta dolar AS yang mencakup fasilitas pendukung kilang Cilacap yang juga akan dibangun di area  Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC), Gelanggang Olah Raga Kilang Cilacap serta kawasan perumahan di Katilayu dan di Gunung Simping.

“Kapasitas Power yang sedang dibangun ini akan mengurangi sekitar 13,5 persen energi dari penggunaan daya listrik existing yakni bahan bakar fosil yang selama ini digunakan,” kata Fajriyah.

Fajriyah menjelaskan proyek ini  telah menyerap tenaga kerja lokal  sekitar 67 persen dari total kebutuhan dan secara kumulatif penyerapan TKDN pada proyek ini mencapai 46,1 persen belum termasuk untuk pengadaan battery atau storage system.

“Kita berharap kehadiran PLTS di Kilang Cilacap ini, akan menambah kesadaran dan kepedulian masyarakat sekitar area Kilang Cilacap terhadap energi bersih juga semakin meningkat,” tegas Fajriyah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA