Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Cegah Hoax, Coaching Pembuatan Konten Tiktok Digelar

Kamis 29 Jul 2021 05:23 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Bambang Gunawan

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Bambang Gunawan

Foto: Istimewa
Indonesia merupakan pengguna Tiktok terbesar ke-4 di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kualitas komunikasi publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memanfaatkan aplikasi yang tengah digandrungi di media sosial, yaitu TikTok. Kominfo pun mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan konten Tiktok yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi-produksi konten kreatif masyarakat.

“Pemanfaatan aplikasi media sosial sebagai bagian dari komunikasi publik, melalui workshop ini (coaching pembuatan konten Tiktok), diharapkan masyarakat turut aktif menghadirkan konten-konten positif guna menangkis konten negatif dan hoaks,” ujar Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Bambang Gunawan di Jakarta, dalam rilisnya, Rabu (28/7).

Kegiatan pelatihan pembuatan konten Tiktok ini berlabel Bengkel Digital Teras Negeriku: “Riding The Wave: Tiktok Content” Gunawan menambahkan, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama menjaga ruang digital agar tetap bersih dan konten-konten negatif. TikTok dipilih karena menjadi salah satu platform medsos yang paling digemari.

“Indonesia merupakan pengguna Tiktok terbesar ke-4 di dunia. Aplikasi Tiktok memberikan kemudahan bagi content creator memberikan pesan dan berkreasi lewat video singkat,” ujar Gunawan.

Marinanda Azahra Muhibah, seorang Content Creator Tiktok berbagi tips dalam membuat konten Tiktok yang kreatif.  Menurutnya, Tiktokers (sebutan untuk pengguna Tiktok) harus membuat konten yang bernilai positif, bermanfaat dan memberikan motivasi bagi penontonya. Membuat konten yang viral tidak harus konten negatif.

“Justru jadi konten creator itu akan lebih memuaskan jika mendapatkan komentar yang positif dari netizen, Manfaat Tiktok buat masyarakat, selain menghibur juga bisa menjadi sumber pengetahuan,” ujarnya.

Sementara, salah satu Tiktokers yang juga Brand Social Media Spesialist, Meth Junior Muhammad memberikan tips bagi yang hendak membuat konten di Tiktok, dilakukan secara serius dan dengan konsep yang matang.

Ia juga menyarankan bagi pemula agar menyematkan hashtag saat memposting konten video. Fungsi hashtag adalah untuk menentukan segmentasi penonton dari video yang sudah diunggah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA