Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Polisi Tangkap Pembuat Surat Vaksin dan Antigen Palsu

Rabu 28 Jul 2021 23:27 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi Ditangkap Polisi

Ilustrasi Ditangkap Polisi

Foto: Republika/Mardiah
Pelaku membuat surat vaksin palsu di rental komputer.

REPUBLIKA.CO.ID, BAUBAU -- Kepolisian Resor Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengamankan terduga pelaku pembuat surat vaksin palsu untuk penumpang kapal PT Pelni yang ditemukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Sorong, Papua Barat. Pelaku membuat surat itu dirental komputer.

"Jadi setelah sempat viral videonya itu, kami menjemput bola dengan menghubungi Satgas Sorong. Setelah mendapatkan informasi, kami mengambil langkah dengan mengamankan saudara A," ujar Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari, di Baubau, Rabu.

Baca Juga

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Sorong mengamankan dengan memulangkan kembali sebanyak 26 penumpang asal Baubau karena diduga menggunakan surat vaksin dan swab antigen yang diduga palsu. Kapolres mengatakan saat ini pihaknya mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan penyelidikan sebagaimana mengenai proses kejadiannya, rangkaian peristiwa, dan perbuatan melanggar hukum atas persoalan pemalsuan itu.

"Saat ini (pelaku) kita amankan di Satreskrim untuk kita dalami, nanti hasil pendalaman itu akan kita ekpos lagi," katanya menegaskan.

Rio Tangkari menjelaskan bahwa dokumen (surat vaksin) yang dibuat pelaku tersebut dikerjakan di salah satu rental pengetikan. Keperluan surat vaksin dan antigen sebagai syarat untuk mendapatkan tiket.Pembuatan kelengkapan berkas untuk mendapatkan tiket itu, kata dia, karena sebelumnya sudah ada komunikasi dengan 26 orang penumpang atau pelaku perjalanan moda transportasi kapal laut tersebut.

Sesuai informasi yang didapatkan bahwa pelaku sehari-hari berprofesi sebagai buruh pelabuhan. Saat ini informasi yang diperoleh baru sepihak dari terduga pelaku tersebut."Ini kan baru informasi sepihak dari A, lalu kita akan cek silang informasidari yang bersangkutan dan kemudian akan kita lihat apakah pelaksanaannya sudah sesuai SOP atau belum," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA