Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Satgas Covid-19: Kepatuhan Prokes Masyarakat Meningkat

Rabu 28 Jul 2021 19:40 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Kepatuhan protokol kesehatan masyarakat meningkat di sejumlah daerah. Ilustrasi protokol kesehatan

Kepatuhan protokol kesehatan masyarakat meningkat di sejumlah daerah. Ilustrasi protokol kesehatan

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Kepatuhan protokol kesehatan masyarakat meningkat di sejumlah daerah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—  Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan meningkat di hampir semua provinsi.  

"Skor kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan naik di hampir semua provinsi," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi, dalam acara diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 yang dipantau dari Jakarta pada Rabu (28/77).

Baca Juga

Menurut data Satuan Tugas, selama periode 7 September 2020 sampai 20 Juli 2021 tingkat kepatuhan warga memakai masker tercatat 84,77 persen, tingkat kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan 87,11 persen, dan skor kepatuhan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir tercatat 7,65 dari 10.

Peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona tidak lepas dari peran para duta perubahan perilaku.

Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan, selama periode 7 September 2020 sampai 20 Juli 2021 ada 60.324 orang yang menjadi duta perubahan perilaku di tujuh wilayah provinsi serta 126 kabupaten dan kota.

Para duta perubahan perilaku telah melakukan edukasi kepada 25.411.040 orang serta membagikan 5.329.992 masker kepada warga.

Upaya itu berkontribusi pada peningkatan kepatuhan warga dalam menjalankan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak).

Kendati demikian, Satuan Tugas mencatat adanya sedikit peningkatan dalam persentase warga yang menolak kegiatan edukasi mengenai penerapan protokol kesehatan secara nasional dari rata-rata 0,8 sampai 0,9 persen menjadi 1,2 persen dari warga yang diedukasiselama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Masyarakat kita sangat heterogen tentu ada variasi di dalam kepatuhan masyarakat untuk protokol kesehatan. Satu hal yang penting adalah pengetahuan masyarakat tentang 3M sudah sangat tinggi, sudah sangat baik," kata Sonny.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA