Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Phillip Beard Tegaskan Komitmenya untuk Ambil Alih West Ham

Rabu 28 Jul 2021 11:37 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Rumah klub Liga Primer Inggris, West Ham United, Stadion Olimpiade London.

Rumah klub Liga Primer Inggris, West Ham United, Stadion Olimpiade London.

Foto: Dok. IG West Ham
Tawaran resmi juga sudah diajukan oleh konsorsium.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kepala konsorsium yang memimpin pengambil alihan West Ham United, Phillip Beard, menegaskan komitmennya untuk membeli klub tersebut. Namun kantor berita PA mengeklaim pemilik Hammers, David Sullivan dan David Gold, tak berniat menjualnya. Sullivan pekan lalu menyampaikan tak ada penawaran resmi yang diterima dari mereka.

Beard membantah klaim Sullivan dan mengatakan konsorsiumnya memenuhi harga yang diminta dan memberikan bukti dana ketika mereka melakukan pendekatan pada Februari.

"Bukan niat saya untuk terlibat dalam debat publik tentang komentar yang dibuat oleh David Sullivan minggu lalu, tetapi, atas saran, perlu untuk memperbaiki pernyataan yang tidak membantu dan tidak akurat," kata Beard dalam sebuah pernyataan dilansir dari Sky Sports, Rabu (28/7).

Ia menambahkan tawaran resmi juga sudah diajukan oleh konsorsium. Ia melalui pengacaranya sudah melakukannya dan Sullivan telah diberikan bukti dana. Ia mengatakan konsorsium tak diminta sama sekali mengenai strategi bisnis yang akan dijalankan. Sehingga cukup jelas fokus utama Sullivan adalah harga.

Ia menegaskan, konsorsium tetap mengejar peluang membeli klub tersebut. Timnya telah bekerja selama lebih dari enam bulan dan menyusun visi misi kuat untuk perkembangan klub ke depan. Beberapa tokoh dan legenda West Ham United juga akan berperan dalam pengembangan klub.

“Kami dengan sepenuh hati menyambut dukungan mereka dan berharap bahwa kami akan bersama-sama memiliki kesempatan untuk mewujudkan proyek yang telah kami rencanakan,” ujarnya.

Sullivan dan Gold membeli West Ham pada 2010. Mereka pun membuat keputusan kontroversial untuk memindahkan markas dari Upton Park ke bekas stadion Olimpiade.

Beard menambahkan ada banyak hal yang dapat dan harus dilakukan untuk meningkatkan jumlah penonton ke stadion. Situasi di West Ham sedikit ada protes dalam beberapa musim terakhir. Namun keadaan mulai membaik di lapangan berkat West Ham finis di urutan keenam musim lalu dan lolos ke Liga Europa.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA