Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Bisnis Hamster Hingga ke Pasar Mancanegara

Rabu 28 Jul 2021 02:27 WIB

Red: Indira Rezkisari

Bisnis ternak hamster.

Bisnis ternak hamster.

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pelaku bisnis ternak hamster di Pontianak miliki pelanggan hingga Amerika.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Seorang pemuda bernama Luqman warga Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, melihat peluang usaha di situasi pandemi Covid-19. Ternak hamsternya pun meraup omzet puluhan juta rupiah per bulannnya.

"Di masa pandemi Covid-19 dan dengan diberlakukannya PPKM, omzet ternak hamster saya bisa mencapai sekitar Rp 20 jutaan dalam sebulan," kata Luqman, Selasa (27/7). Dia menjelaskan, di masa kondisi yang sulit seperti ini, permintaan Hamster untuk wilayah di sekitar Kalbar malah meningkat.

"Jadi ada sisi positifnya juga dari dampak pandemi ini bagi usaha saya," ujarnya.

Selain dikenal di lokal, usaha ternak Hamster Luqman ternyata juga dikenal hingga ke negara tetangga Sarawak, Malaysia. "Kalau permintaan ternak Hamster saya dari Malaysia itu sekitar 1.000 ekor dalam satu bulannya, sehingga kalau untuk di masa ini, omzet masih bisa menembus angka Rp 20 juta per bulannya," ungkapnya.

Selain menjual ternak hamster, Luqman juga menjual berbagai jenis perlengkapan dan pernak-pernik untuk memelihara hamster tersebut. "Harga jual hamster yang saya jual cukup terjangkau sehingga yang pesan melalui daring bisa pelanggan dari Sarawak, Brunei Darussalam, India, bahkan dari Amerika Serikat," ujarnya.

Harga jual hamster mulai dari Rp 25 ribu per ekor hingga Rp 100 ribuan per ekor.

Sementara itu, Lian salah seorang pembeli menyatakan memang sudah langganan dan sudah biasa memang beli ke Luqman. Alasannya, harganya sangat terjangkau dan kualitas hamsternya juga bagus.

"Saya pelihara hamster hanya untuk menghibur diri setelah pulang kerja," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan, para pelaku usaha saat ini harus pandai berinovasi dalam memasarkan produknya dampak dari pandemi Covid-19. "Sudah saatnya juga saat ini usaha juga dilakukan melalui daring, sehingga pangsa pasarnya tidaknya lokal, tetapi juga bisa tembus internasional," katanya.










sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA