Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Menkes Akui Penurunan Testing Sering Terjadi di Hari Libur

Selasa 27 Jul 2021 08:53 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Esthi Maharani

Petugas pemikul jenazah mengenakan alat pelindung diri (APD) memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19

Petugas pemikul jenazah mengenakan alat pelindung diri (APD) memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Jumlah pemeriksaan biasanya akan menurun di setiap hari libur dan sehari setelahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut penurunan jumlah kasus positif harian dalam beberapa hari terakhir ini disebabkan karena penurunan jumlah pemeriksaan. Menurut dia, jumlah pemeriksaan biasanya akan menurun di setiap hari libur dan sehari setelahnya.

"Minggu-minggu terakhir ini Covid-19 turun, setiap hari libur dan sehari sesudahnya testing pasti turun, 40-50 minggu terakhir polanya begitu. Jadi Sabtu turun, Minggu, Senin turun, nanti naik lagi," kata Menkes saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta.

Karena itu, ia meminta agar masyarakat melihat jumlah testing per pekannya saja. Menurut Menkes, fluktuasi jumlah testing ini juga telah diketahui oleh WHO.

"Saya sudah minta teman-teman di Kementerian Kesehatan contoh saja WHO. WHO juga tahu bahwa testing berfluktuasi, mereka selalu tampilkan tampilnya rata-rata selalu 7 hari, karena mereka tahu itu," kata dia.

Lebih lanjut, Kemenkes pun telah melakukan pemetaan seluruh laboratorium di Jawa dan Bali yakni sekitar 720 laboratorium. Selanjutnya pemerintah melihat kapasitas tiap laboratorium dan memastikan agar seluruh laboratorium tersebut memiliki produktivitas testing dan tracing yang sesuai dengan jumlah populasinya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA