Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Praveen/Melati Jumpa Unggulan Teratas di Perempat Final

Senin 26 Jul 2021 23:18 WIB

Red: Israr Itah

Ganda campuran bulutangkis Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Melati Daeva Oktavianti.

Ganda campuran bulutangkis Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Melati Daeva Oktavianti.

Foto: ANTARA/REUTERS/Leonhard Foeger
Praveen/Melati menantang peringkat satu dunia Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dari China.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti akan bertemu lawan berat di babak perempat final ganda campuran bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Praveen/Melati berhadapan dengan peringkat satu dunia Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dari China.

Praveen/Melati mengantongi dua kemenangan dan satu kali kalah sehingga menjadi runner-up Grup B, sedangkan Zheng/Huang juara Grup A dengan total tiga kemenangan. "Lawan siapa pun kami harus siap. Apalagi ini sudah perempat final, semua lawan berat jadi dari awal pun harus siap," kata Melati dalam keterangan resmi PBSI, Senin (26/7).

Baca Juga

Jordan/Melati dan Zheng/Huang berada di pool atas bersama Marcus Ellis/Lauren Smith (Inggris) yang akan menghadapi Tang Chun Man/Tze Ying Suet (Hong Kong). Sementara di pool bawah, unggulan kedua Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China) bertemu Seo Seung Jae/Choi Sol Gyu (Korea Selatan).  Lainnya yaitu Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) menghadapi Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand).

Melati menambahkan faktor mental sangat berpengaruh pada performanya."Yang pasti harus siap secara mental, karena itu pengaruh ke semuanya terutama ke permainan kami. Lusa harapannya ingin bisa main lebih nyaman dan memberikan permainan terbaik yang kami punya," kata Melati.

Menanggapi kekalahannya dari wakil tuan rumah, yaitu Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Melati mengaku bermain kurang baik meski sudah melakukan persiapan maksimal."Kendala tadi kami tidak bisa keluar dari tekanan. Beberapa kali dapat peluang tapi akhirnya balik lagi tertekan. Itu yang tidak boleh terjadi lagi," tutur Melati.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA