Senin 26 Jul 2021 07:21 WIB

Kadin dan TNI-Polri Deklarasi Gerakan Perang Melawan Pandemi

Upaya mempercepat vaksinasi bersama sangat diperlukan guna mengatasi pandemi. 

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Fuji Pratiwi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono , Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid (dari keempat kiri) dan bersama perwakilan TNI Polri membacakan Deklarasi Melawan COVID-19 di Jakarta, Ahad (25/7). Kadin Indonesia bersama TNI dan Polri, NU, Muhammadiyahi dan asosiasi bisnis menggelar vaksinasi Covid-19 gratis dengan sasaran 15 ribu orang peserta. Vaksinasi tahap pertama yang gelar tiga hari, mulai 24-26 Juli 2021. Foto: Tahta Aidilla/Republika
Foto: Tahta Aidilla/Republika
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono , Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Arsjad Rasjid (dari keempat kiri) dan bersama perwakilan TNI Polri membacakan Deklarasi Melawan COVID-19 di Jakarta, Ahad (25/7). Kadin Indonesia bersama TNI dan Polri, NU, Muhammadiyahi dan asosiasi bisnis menggelar vaksinasi Covid-19 gratis dengan sasaran 15 ribu orang peserta. Vaksinasi tahap pertama yang gelar tiga hari, mulai 24-26 Juli 2021. Foto: Tahta Aidilla/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama TNI, Polri, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, serta Nahdlatul Ulama (NU) mendeklarasikan gerakan Perang Melawan Pandemi, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Ahad (25/7). Deklarasi itu sekaligus menjadi penegas sikap bersama, laju pandemi bisa ditekan dengan semangat gotong royong semua elemen bangsa. 

Ketua Kadin Arsjad Rasjid mengatakan, melalui kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan vaksinasi yang saat ini gencar dilaksanakan maka akan mempercepat pemulihan kesehatan sekaligus membangkitkan kembali ekonomi. "Kadin Indonesia akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, TNI, Polri, juga berbagai organisasi masyarakat untuk memenangkan perang melawan pandemi," ujar Arsjad.

Baca Juga

Dalam acara deklarasi itu, terdapat tiga poin utama yang menjadi komitmen bersama. Pertama, sebagai bagian dari komponen bangsa, gerakan akan terus mendukung segala kebijakan pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Kedua, gerakan juga akan mendukung, mematuhi, menerapkan, melaksanakan protokol kesehatan, baik di rumah, di kantor, di tempat ibadah dan di manapun berada. Ketiga, gerakan ini juga nantinya terlibat aktif menyosialisasikan dan mendukung ketaaan disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam setiap aktivitas, khutbah hingga ceramah.

Gerakan pun secara aktif terus mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut vaksinasi guna mengakhiri pandemi Covid-19. Dengan begitu, kesehatan pulih dan ekonomi pun bangkit kembali.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, upaya mempercepat vaksinasi bersama sangat diperlukan guna mengatasi pandemi. 

"Melalui gerakan bersama, kita yakin bisa menangani pandemi. Saya berharap gerakan ini makin membesar," kata Dante.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswean juga memberikan dukungan kepada Kadin Indonesia. Ia mengaku senang, berbagai unsur masyarakat turut terlibat dalam gerakan yang digagas oleh Kadin ini.

"Vaksinasi berjalan efisien, tempatnya aman dan prosesnya sangat menyenangkan. Upaya ini akan semakin meyakinkan masyarakat bahwa menerima vaksinasi itu sangat aman dan nyaman," kata Anies.

Kadin Indonesia bersama TNI dan Polri menggelar vaksinasi Covid-19 gratis dengan sasaran 15 ribu orang peserta. Vaksinasi tahap pertama yang digelar tiga hari, mulai 24 sampai 26 Juli 2021 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan itu, dilakukan sebagai upaya membantu mempercepat terbentuknya //herd immunity atau kekebalan kelompok.

Demi menyukseskan vaksinasi massal ini, Kadin Indonesia juga berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Pemuda Pancasila, Alumni Sekolah Islam Al-Azhar (Asia), juga asosiasi-asosiasi bisnis. Melalui gerakan Perang Melawan Pandemi, selain melakukan percepatan Vaksinasi Gotong Royong untuk pekerja, Kadin Indonesia juga menggalang bantuan untuk pengadaan oksigen, bantuan obat-obatan, donasi, termasuk mendirikan Rumah Oksigen Gotong Royong.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement