Ahad 25 Jul 2021 19:10 WIB

Sukabumi Gencarkan Tanggal 26 Sebagai Hari Siaga Bencana

Aksi kesiapsiagaan guna membangun budaya sadar bencana.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Gita Amanda
Sebanyak enam kejadian bencana melanda sejumlah wilayah di Kota Sukabumi pada Maret lalu, (ilustrasi). Kota Sukabumi akan menggencarkan pada tanggal 26 setiap bulannya sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana.
Foto: dok bpbd sukabumi
Sebanyak enam kejadian bencana melanda sejumlah wilayah di Kota Sukabumi pada Maret lalu, (ilustrasi). Kota Sukabumi akan menggencarkan pada tanggal 26 setiap bulannya sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kota Sukabumi akan menggencarkan pada tanggal 26 setiap bulannya sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana. Salah satunya dengan upaya mitigasi bencana hingga gerakan bersih lingkungan.

''Upaya ini mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Sukabumi Nomor 360/760/BPBD/2021 tanggal 30 Juni 2021 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana,'' ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Basan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami, Ahad (25/7). Surat edaran ini ditujukan kepada setiap kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), camat dan lurah se-Kota Sukabumi.

Terbitnya edaran ini ungkap Zulkarnain, untuk menindaklanjuti surat edaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 1 tahun 2021 tgl 31 Mei 2021 perihal Surat Edaraan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dalam surar edaran disebutkan untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan aparatur pemda, lembaga nonpemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi frekuensi bencana yang akan terus meningkat

Selain itu kata Zulkarnain, diperlukan peningkatan dan penguatan kapasitas kesiapsiagaan bencana dilalukan melalui sosialisasi edukasi, melakukan uji sirine, latihan penanggulangan kedaruratan bencana. Berikutnya pembuatan peta jalur evakuasi secara partisipatif, mitigasi berbasis ekosistem, dan gerakan aksi bersih lingkungan.

''Kegiatan dimaksud dilakukan berkelanjutan dan terus menerus pada tanggal 26 setiap bulannya,'' cetus Zulkarnain. Hal tersebut sebagai aksi kesiapsiagaan guna meningkatkan pencegahan serta membangun budaya sadar bencana.

Terakhir setiap SKPD melakukan koordinasi penanggulangan bencana ke BPBD Kota Sukabumi. ''Intinya siap siaga terhadap semua jenis bencana dan setiap tangga 26 ada aksi nyata untuk sadar bencana yang dilakukan,'' cetus Zulkarnain.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement