Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Pemkot Surakarta Dapat Bantuan 200 Tabung Oksigen

Sabtu 24 Jul 2021 20:28 WIB

Red: Bayu Hermawan

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa (kanan)

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa (kanan)

Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha
Pemkot Surakarta dapat bantuan 200 tabung oksigen dari Singapura

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pemerintah Kota Surakarta kembali mendapatkan bantuan sebanyak 200 tabung oksigen dari Shopee Singapura untuk didistribusikan kepada rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19 di Solo, Jawa Tengah. 

Bantuan 200 tabung oksigen dari Shopee Singapura seberat 14,175 ton diterima oleh Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa, di depan kantor Dinas Kesehatan Balai Kota Surakarta, Sabtu (24/7). Menurut Teguh Prakosa jumlah bantuan dari sebanyak 200 tabung oksigen seberat 14,175 ton sama dengan sebelumnya sehingga totalnya bantuan sudah 400 tabung oksigen untuk Pemkot Surakarta.

Baca Juga

"Bantuan itu, dibantu pihak kargo Bandara Adi Soemarmo dan Kantor Bea Cukai Surakarta, keluarnya tabung oksigen dari Singapura hingga barang sampai di Balai Kota Surakarta ini," kata Teguh.

Menurut Teguh keterlambatan kedatangan tabung oksigen dari Singapura tersebut karena kendala pesawat terbang yang membawa barang tersebut seharusnya langsung menuju Bandara Adi Soemarmo, diperkirakan tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, pesawat terbang harus transit terlebih dahulu ke Batam dan baru ke Solo, sehingga tabung tiba di Balai Kota Surakarta, sekitar pukul 18.20 WIB.

Teguh mengatakan, ratusan tabung oksigen tersebut akan dibagikan kepada rumah sakit rujukan yang menangani pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen dan nanti melalui Dinkes Kota Surakarta. Jumlah bantuan sekarang total sebanyak 400 tabung oksigen apakah akan tambah lagi, kata dia, belum tahu secara pasti, tetapi diperkirakan bantuan dukungan oksigen akan terus dilakukan hingga kondisi rumah sakit mendekati normal.

"Karena, produksi oksigen di wilayah Jateng memang belum ada. Jadi pasokan oksigen kita masih tergantung oleh Jawa Barat dan Jawa Timur," katanya.

Bantuan tabung oksigen tersebut memang kerjasama Wali Kota Surakarta dengan Shopee langsung dari Singapura. Tabung oksigen ini, tinggal pakai dan jika habis harus mengisi ulang saja. Jumlah tabungnya terbatas jika isinya habis tinggal mengisi ulang.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Surakarta, Ahyani, mengatakan, rencananya tabung oksigen bantuan dari Singapura tersebut akan tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta, pada Sabtu, sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, ada kendalapesawat terbang yang membawa bantuan akhirnya baru tiba , sekitar pukul 18.20 WIB.Dia mengatakan kebutuhan oksigen di Kota Solo, hampir 60 ton per hari itu berarti seperempat hari. 

Tambahan tabung oksigen ini, bisa untuk mendukung seluruh Kota Solo selama 6 jam. "Bantuan 200 tabung oksigen ini, untuk mendukung cadangan jika dibutuhkan mendesak karena lonjakan pasien. Untuk saat ini buat cadangan dahulu," kata Ahyani yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Surakarta.

Menurutnya, rumah sakit yang sudah kehabisan liquid oksigen baru cadangan tabungnya dikeluarkan. Memang antara liquid oksigen dan tabung itu kapasitasnya banyak yang liquid.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA