Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Manfaat Bermain Bersama Anak

Sabtu 24 Jul 2021 12:44 WIB

Rep: Dessy Susilawati/ Red: Muhammad Hafil

Bermain bersama anak.

Bermain bersama anak.

Foto: Antara/Anis Efizudin
Bermain bersama anak memiliki manfaat.

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA-Dengan adanya pandemi, selama lebih dari satu tahun aktivitas anak untuk bermain dan bersosialiasi di luar rumah secara otomatis terhenti, disinilah menjadi tugas orangtua untuk mengajak mereka aktif bermain dengan mainanfisik yang mengedukasi.

Peter Gray, Ph.D, seorang psikolog dan penulis buku, menjelaskan dalam bukunya Freedom to Learn, dengan mengurangi kesempatan anak bermain, kita menghilangkan kesempatan mereka untuk belajar menentukan hidup mereka sendiri. Menghilangkan self-control dan meningkatkan kemungkinan kecemasan, depresi, dan gangguan lain. Kegiatan belajar, bermain dan bersosialiasi yang biasanya dilakukan di sekolah maupun di tempat sosial lainnya, kini tidak bisa dilakukan karena semua dilakukan dari rumah. Tentu inimenimbulkan kejenuhan dan perlunya waktu bermain yang interaktif lebih banyak lagi.

Baca Juga

Bermain terlihat sebagai kegiatan yang bersifat rekreasional, namun sesungguhnya dibalik itu, bermain memiliki banyak manfaat bagi anak. Menurut Belinda Agustya, Psikolog & Co-Founder Klinik Tumbuh Kembang Rainbow Castle, terdapat 10 manfaat utama dari bermain yaitu meningkatkan kekuatan otak anak, meningkatkan kreativitas dan imajinasi, menambah kosa kata dan kemampuan berbahasa, meningkatkan kebahagiaan, membantu anak mengatasi stress, dan kesehatan fisik yang lebih baik. Manfaat lainnya adalah membantu anak lebih bersosialisasi, membangun kepercayaan diri, memungkinkan anak mengekspresikan emosi, membiarkan mereka mengeksplor kesukaan mereka.

Agar kegiatan bermain lebih bermakna, maka perlu adanya interaksi dengan orangtua saat bermain, bemain menjadi lebih menyenangkan tanpa aturan, buat anak yang menentukan permainan apa yang dia inginkan namun tetap pastikan mainan sesuai dengan tahapan usianya, ajak anak untuk bermain mainan edukasi, sehingga anak dapat bermain sambil belajar tanpa mereka sadari.

Meluangkan waktu untuk bermain bersama anak dapat membentuk bonding dan hubungan yang lebih erat antara orangtua dan anak serta anak akan merasa berharga, dicintai dan diperhatikan oleh orangtua. Sudah menjadi naluri orangtua untuk memberikan aturan kepada anaknya, namun untuk membangun suasana yang lebih nyaman dan menyenangkan, hindari untuk memberikan perintah atau arahan ketika bermain, bebaskan anak untuk bereksplorasi. Tidak memberikan kritik terhadap pilihan atau kesukaan anak, sebaliknya berikan pujian terhadap pilihan mereka.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA