Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Australia Setujui Pfizer untuk Anak Usia 12-15 Tahun   

Jumat 23 Jul 2021 18:29 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Australia memerangi wabah varian Delta di tiga negara bagian dengan vaksinasi usia anak dan remaja. Ilustrasi Pfizer

Australia memerangi wabah varian Delta di tiga negara bagian dengan vaksinasi usia anak dan remaja. Ilustrasi Pfizer

Foto: EPA-EFE/Mourad Balti Touati
Australia memerangi wabah varian Delta di tiga negara bagian

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY— Regulator obat Australia telah menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 Pfizer untuk anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun, ujar Menteri Kesehatan Federal Greg Hunt.

 

Baca Juga

Saat ini, Australia memerangi wabah varian Delta di tiga negara bagian. Administrasi Barang Terapi telah menilai secara menyeluruh bukti domestik dan internasional sebelum memperpanjang persetujuannya untuk vaksin Pfizer yang akan diberikan kepada kelompok usia ini, kata Hunt dalam pernyataan.

 

Izin serupa untuk penggunaan vaksin Pfizer pada anak-anak telah disetujui beberapa minggu lalu oleh regulator di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris.

 

Sampai saat ini, vaksin Pfizer hanya disetujui untuk digunakan di Australia untuk orang berusia 16 tahun ke atas. Panel vaksinasi Australia akan menyarankan kelompok anak mana yang harus diprioritaskan untuk peluncuran vaksin dan kapan harus diberikan, kata Hunt.

 

Dengan lebih dari 32.400 kasus Covid-19 dan 915 kematian, Australia telah menangani pandemi jauh lebih baik daripada banyak negara maju lainnya, tetapi penguncian"stop-and-start" dan peluncuran vaksin yang lamban telah menyebabkan kekecewaan.

 

Perdana Menteri, Scott Morrison, pada Kamis (22/7) meminta maaf atas program vaksinasi yang lambat saat pemerintahnya berupaya mempercepat inokulasi dan memenuhi target untuk memvaksinasi populasi orang dewasa pada akhir 2021. Sejauh ini, hanya di bawah 15 persen dari populasi orang dewasa telah divaksinasi lengkap. 

sumber : Reuters/Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA