Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Manfaat Adzan dan Iqomah di Telinga Bayi Baru Lahir

Jumat 23 Jul 2021 17:49 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil

Manfaat Adzan dan Iqomah di Telinga Bayi Baru Lahir. Foto: ilustrasi bayi

Manfaat Adzan dan Iqomah di Telinga Bayi Baru Lahir. Foto: ilustrasi bayi

Foto: www.freepik.com
Bayi baru lahir dianjurkan untuk diadzankan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Dianjurkan mengumandangkan adzan dan iqomah di telinga bayi. Banyak sekali hadits tentang anjuran itu antara lain dari Husein bin Ali Ra dari Nabi SAW beliau bersabda.

"Siapa saja yang dikaruniai seorang bayi lalu dia mengumandangkan adzan di telinga kanannya dan iqomat di telinga kirinya, maka bayi itu akan dijauhkan dari Ummush Sibyan."

Baca Juga

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah dalam bukunya Fiqih Bayi mengatakan Ummush Sibyan adalah jin perempuan, ada pula yang mengatakan apa saja yang menakutkan anak. 

"Ada lagi yang mengatakan angin yang mengenai anak-anak dan membuat mereka sakit," kata Ibnul Qayim.

Adapun rahasia mengadzankan bayi kata Ibnul Qayyim agar yang pertama-tama mengetuk pendengaran anak manusia adalah kalimat yang memuat keagungan dan kebesaran Ilahi. Apalagi dalam kalimat adzan ada syahadat yang merupakan jalan yang pertama-tama harus ditempuh untuk menganut agama Islam. 

"Jadi, dengan adzan seolah-olah mengajarkan kepada si bayi tentang syiar Islam pada saat bayi itu baru memasuki dunia seperti dia kelak diajari mengucapkan kalimat tauhid ketika hendak keluar dari," katanya.

Ibnul Qayim menegaskan, tidak perlu dipungkiri, pengaruh adzan akan sampai ke dalam hati si bayi. Dia akan terpengaruh dengannya meskipun bayi itu belum tahu apa-apa
"Faedah lain dari mengadzankan bayi, lahirnya setan yang menghindar dari kalimat adzan karena sebelum itu setan memang selalu mengintai bayi itu sampai dia lahir," katanya.

Selanjutnya dia akan selalu berusaha menyertainya untuk menguji dan memberinya berbagai bencana, jika memang ditakdirkan dan dikehendaki Allah. Biarlah setan dari bayi itu mendengar sesuatu yang membuatnya lemah dan marah pada saat pertama kali hendak mendekati anak manusia.

Masih ada lagi makna adzan ditelinga bayi, yaitu agar seruan yang terkandung di dalam adzan, yaitu seruan kepada Allah kepada agama Islam, dan beribadah kepada-nya mendahului seruan setan. Begitu pula, agar fitrah Allah , dengan anak manusia diciptakan, mendahului penyimpangan dan pengalihan yang diupayakan setan.

"Tentu saja masih banyak lagi hikmah lainnya," kata Ibnu Qayim.





BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA