Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Satgas: Warga Usia 26-45 Tahun Kepri Terbanyak Kena Covid

Jumat 23 Jul 2021 12:57 WIB

Red: Teguh Firmansyah

virus corona (ilustrasi).

virus corona (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Anak balita berusia 0-5 tahun yang terpapar Covid sebanyak 915 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat warga yang berusia 26-45 tahun di wilayah itu paling banyak tertular Covid-19 pada periode Januari hingga 21 Juli 2021. Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Lamidi, di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan jumlah warga usia 26-45 tahun yang tertular Covid-19 pada periode itu mencapai 14.604 orang.

Sementara warga yang berusia 12-25 tahun yang tertular Covid-19 sebanyak 6.290 orang atau menempati urutan kedua terbanyak tertular virus itu. Urutan ketiga yakni warga berusia 46-65 tahun yang tertular Covid-19 mencapai 6.283 orang.

Baca Juga

Lalu, warga berusia di atas 65 tahun yang tertular Covid-19 sebanyak 2.048 orang, menempati urutan keempat. Adapun anak-anak yang berusia 6-12 tahun yang tertular Covid-19 sebanyak 1.239 orang, dan yang berusia 0-5 tahun sebanyak 915 orang.

"Cukup banyak anak bayi sampai balita yang tertular Covid-19, meski berada di urutan paling bawah," ujarnya.

Ia mengemukakan jumlah kasus aktif Covid-19 di Kepri mencapai 6.607 orang, tersebar di Batam 3.083 orang, Tanjungpinang 1.805 orang, Bintan 557 orang, Karimun 294 orang, Kepulauan Anambas 183 orang, Lingga 179 orang, dan Natuna 506 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Kepri berdasarkan data 22 Juli 2021 sebanyak 591 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi mencapai 32.657 orang. Jumlah  kasus harian Covid-19 bertambah 690 orang sehingga menjadi 39.205 orang. Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 28 orang sehingga menjadi 941 orang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA