Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Surga tak Hanya untuk Orang Bertakwa, Begini Penjelasannya 

Kamis 22 Jul 2021 18:54 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Pelaku maksiat yang bertaubat juga berhak mendapatkn surga. Ilustrasi surga

Pelaku maksiat yang bertaubat juga berhak mendapatkn surga. Ilustrasi surga

Foto: Pixabay
Pelaku maksiat yang bertaubat juga berhak mendapatkn surga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Selama ini, yang jamak diketahui dan dipahami orang kebanyakan, surga hanya diperuntukkan bagi mereka yang bertakwa. 

Anggota Dewan Tertinggi untuk Urusan Keislaman Mesir, Syekh Khalid Al Jundi menyampaikan penjelasan tentang surga.  

Baca Juga

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ "Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (QS Ali Imran ayat 133)

"Surga bukan hanya untuk orang-orang yang bertakwa, melainkan juga untuk para pendosa yang bertaubat," tutur dia seperti dilansir dari laman Masrawy, Selasa (20/7).

Lebih lanjut, Syekh Khalid menyampaikan, surga juga untuk mereka yang mampu menahan amarah, memaafkan kesalahan orang lain, mengeluarkan hartanya baik di waktu susah dan senang, dan melakukan perbuatan dosa yang keji tetapi kemudian bertaubat. "Rumahmu di surga jika Anda percaya pada pengampunan Allah SWT," tuturnya.

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

"... dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui." (QS Ali Imran ayat 135) 

Surga adalah rahmat Allah SWT bagi orang-orang yang senantiasa mendekatkan diri pada-Nya dengan bertakwa. Sedangkan, neraka adalah tempat siksaan-Nya, yang disediakan sebagai tempat hina bagi musuh-musuh-Nya, orang-orang musyrik, munafik, dan kafir. Penghuni surga senantiasa berada dalam kebahagiaan yang abadi.  

لَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

"Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, 'Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu.' Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan, di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya." (QS Al Baqarah 25)

 

Sumber: masrawy 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA