Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

ITDRI-Gojek Gagas Program Muda Maju Bersama 1.000 Startup

Kamis 22 Jul 2021 15:08 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Direktur Digital Business Telkom M. Fajrin Rasyid menjadi pembicara dalam launching event Muda Maju Bersama 1.000 Startup yang dilaksanakan secara daring pada Jumat (16/7).

Direktur Digital Business Telkom M. Fajrin Rasyid menjadi pembicara dalam launching event Muda Maju Bersama 1.000 Startup yang dilaksanakan secara daring pada Jumat (16/7).

Foto: Telkom
Muda Maju Bersama 1.000 Startup jadi wadah talenta digital kembangkan skill

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai wujud untuk meningkatkan indeks inovasi dan talenta digital di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Indonesia Telecommunication & Digital Research Institute (ITDRI) bersama dengan Gojek berkolaborasi untuk mendapatkan talenta digital dan eksplorasi inovasi, khususnya di daerah Kawasan Timur Indonesia yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua melalui Program Muda Maju Bersama 1.000 Startup. 

Awal pelaksanaan program ini ditandai dengan event launching Muda Maju Bersama 1.000 Startup yang dilaksanakan secara daring, Jumat lalu (16/7). Acara ini dihadiri oleh Direktur Digital Business Telkom Indonesia Fajrin Rasyid, Chairman Indonesia Telecommunication & Digital Research Institute Jemy Confido, Co-Founder & CEO Gojek Kevin Aluwi, dan Head of Indonesia Regions Gojek Gede Manggala.

Diperkuat oleh mimpi Telkom untuk mengembangkan ekosistem digital serta talenta digital kelas dunia, Program Muda Maju Bersama 1.000 Startup hadir sebagai wadah bagi talenta Indonesia untuk dapat mengembangkan skill dan kapabilitasnya di bidang digital serta dapat secara bebas mengeksplorasi dan mengekspresikan ide-ide inovasi untuk memberikan solusi yang berkesinambungan.

Dalam sambutannya Direktur Digital Business Telkom Indonesia, Fajrin Rasyid, memberikan pesan kepada inovator dan digital talent di Indonesia. "Saya ingin memberikan reminder bahwa kalau ingin mengembangkan startup jangan berpikir jangka pendek, bisa sukses dengan cepat, karena realitanya membangun startup itu tidak mudah dan sangat sulit. Cara meningkatkan keberhasilan adalah dengan memiliki visi yang sangat besar. Ketika mengembangkan startup dan menemui masalah, ingat kembali akan visi tadi, bahwa membuat startup memang tidak mudah dan mudah-mudahan inovasi akan lebih muncul. Lihat kembali niat dalam mengembangkan startup dan mudah-mudahan itu dapat mendukung untuk mencapai keberhasilan," ucap dia. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA