Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Pengalaman Kuliah Antarkan Alumnus UMM Jadi Wabup Kaimana

Kamis 22 Jul 2021 13:58 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq

Kampus UMM.

Kampus UMM.

Foto: Dokumen.
Merantau jauh dari tanah Papua membuat Hasbulla harus banyak beradaptasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pengalaman kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil mengantarkan Hasbulla Furuada menjadi Wakil Bupati Kaimana periode 2021 hingga 2024. Alumnus Fakultas Pertanian dan Peternakan tersebut menilai pengalaman organisasi yang dijalaninya di UMM memiliki peran vital dalam perjalanan hidupnya.

Hasbulla mengatakan, niat awal bergabung dengan organisasi di UMM sebenarnya untuk mencari makan. Merantau jauh dari tanah Papua membuat Hasbulla harus banyak beradaptasi. Belum lagi keadaan ekonomi yang kurang membuatnya kerap kelaparan selama beberapa hari.

Dengan kondisi yang cukup sulit tersebut, pria kelahiran Kaimana ini mengandalkan konsumsi acara untuk mengganjal perut. Dia juga pernah mendonorkan darah hanya untuk mendapat roti dan susu. "Keputusan untuk menjadi panitia di kegiatan-kegiatan kampus juga saya ambil agar bisa mendapat makanan,” katanya.

Selain kesulitan untuk makan, Hasbulla juga kesulitan mencari tempat berteduh. Hasbulla mengaku pernah diusir dari kos-kosan karena ia tidak bisa membayar uang sewa kos bulanan. Untungnya, ia bisa tinggal di gedung Student Center UMM tempat sekretariat organisasinya berada secara diam-diam.

Meskipun awalnya untuk mencari makan, niat tersebut akhirnya berubah saat ia terjun secara langsung di kepengurusan organisasi. Selama menempa diri dan berproses di organisasi, ia mendapat banyak ilmu dan pengalaman.
 
Selama berkuliah, Hasbulla mengikuti tiga organisasi yaitu Senat Fakultas, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Resimen Mahasiswa (Menwa). Dari organisasi-organisasi tersebut, dia belajar cara bersosialisasi, berbicara di depan umum dan membentuk sikap tegas. "Yang terakhir adalah cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkap dia.

Ketika menjalani perkuliahan, Hasbulla mengaku selalu dibantu oleh banyak pihak. Ketika kesulitan membayar uang Kuliah Kerja Nyata (KKN) misalnya, dia dibantu oleh salah satu dosen UMM. Lalu ketika ia sedang menempuh tugas akhir kuliah, rektor UMM kala itu juga selalu memberi motivasi agar bisa segera diselesaikan.

Setelah lulus, Hasbulla mendapat kesempatan untuk menyebarkan ilmu kepada masyarakat dan memajukan di tanah kelahirannya. "Salah satu jalannya ya dengan menjadi wakil bupati Kaimana seperti saat ini,” kata dia menambahkan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA