Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Mataram Terima 5.000 Dosis Vaksin Covid-19

Rabu 21 Jul 2021 17:29 WIB

Red: Nora Azizah

5.000 dosis vaksin akan didistribusikan ke 11 Puskesmas di Mataram.

5.000 dosis vaksin akan didistribusikan ke 11 Puskesmas di Mataram.

Foto: Prayogi/Republika.
5.000 dosis vaksin akan didistribusikan ke 11 Puskesmas di Mataram.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menerima 5.000 dosis atau 500 vial vaksin COVID-19. Vaksin akan segera didistribusikan ke 11 puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan lainnya.

"Alhamdulillah setelah beberapa hari stok vaksin kita kosong, kita kembali diberikan 500 vial untuk 5.000 sasaran," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Rabu (21/7).

Baca Juga

Dengan adanya stok vaksin tersebut sebanyak 27 fasilitas kesehatan (faskes) yang melayani vaksinasi COVID-19 bisa membuka kembali layanan vaksinasi. Stok vaksin, katanya, akan dikirim ke masing-masing faskes sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, untuk di puskesmas akan diberikan masing-masing sekitar 35 vial atau untuk 350 sasaran.

"Harapannya, kuota vaksin di puskesmas itu dapat mengakomodasi animo masyarakat untuk divaksin. Selama stok vaksin masih ada, kami siap kirim lagi," katanya.

Namun demikian, pihaknya tetap berharap pengiriman vaksin ke kabupaten/kota bisa dipercepat sebelum vaksin habis agar tidak terjadi kekosongan stok vaksin sehingga bisa mengimbangi animo masyarakat. "Melalui pendistribusian vaksin COVID-19 itu bisa mempercepat cakupan vaksinasi di Kota Mataram dengan target sasaran sekitar 300.000 jiwa," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi NTB, cakupan vaksinasi COVID-19 di Kota Mataram per tanggal 14 Juli 2021, tercatat 47,5 persen atau 130.088 jiwa untuk dosis pertama, dan dosis kedua 65.331 jiwa atau 23,89 persen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA