Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Pangeran Harry akan Ungkap Kehidupannya dalam Sebuah Buku

Rabu 21 Jul 2021 17:11 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Nora Azizah

Penguin Random House mengumumkan, Duke of Sussex Pangeran Harry, sedang menulis sebuah memoar yang dijadwalkan akan dirilis pada akhir 2022.

Penguin Random House mengumumkan, Duke of Sussex Pangeran Harry, sedang menulis sebuah memoar yang dijadwalkan akan dirilis pada akhir 2022.

Foto: EPA
Rencananya, buku Pangeran Harry akan diterbitkan pada akhir 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penguin Random House mengumumkan, Duke of Sussex Pangeran Harry, sedang menulis sebuah memoar yang dijadwalkan akan dirilis pada akhir 2022. Dikatakan seorang juru bicara, Pangeran Harry juga sudah berbicara secara pribadi dengan keluarga kerajaan mengenai penerbitan buku itu.

Meski demikian, Jubir itu menegaskan, Harry tidak mengharapkan izin dari Istana Buckingham untuk melakukan hal tersebut.

"Saya menulis ini bukan sebagai pangeran ketika saya dilahirkan, tetapi sebagai saya yang telah menjadi pria," kata Harry dalam sebuah pernyataan, dikutip People, Rabu (21/7).

Dia melanjutkan, dengan menuliskan kisahnya, mulai dari pasang surut hingga berbagai kesalahannya, Harry berharap bisa menunjukkan, dari manapun setiap orang berasal, kesamaan selalu ada. "Saya sangat berterima kasih atas kesempatan untuk membagikan apa yang telah saya pelajari selama hidup saya sejauh ini dan bersemangat bagi orang-orang untuk membaca kisah langsung hidup saya yang akurat dan sepenuhnya jujur," jelas dia.

Mengetahui rencana Harry, pihak Istana Buckingham menolak untuk memberikan komentar. Dikatakan mereka, setiap klarifikasi menyoal buku tersebut ke depannya akan menjadi pertanyaan bagi Duke dan Duchess of Sussex.

Berdasarkan informasi, hasil dari buku dan audiobook Pangeran Harry, akan mencakup masa kecilnya di mata publik, tugas militernya di Afghanistan dan perjalanannya menjadi suami Meghan Markle dan ayah dari dua anak. Rencananya, hasil penjualan buku akan disumbangkan bagi keperluan amal.

Sebagai informasi, Pangeran Harry bukanlah anggota kerajaan pertama yang membagikan kisahnya melalui memoar. Jauh sebelum itu, Edward, Duke of Windsor, yang merupakan paman Ratu Elizabeth dan telah dinobatkan sebagai Raja Edward VIII sebelum turun tahta pada tahun 1936 agar dia bisa menikahi Wallis Simpson, juga menghasilkan biografi berjudul A King's Story: The Memoirs of the Duke of Windsor pada tahun 1951. Memoar itu mengingat pendidikan dan sekolah kerajaannya, yang mengarahkan dia pada janda, hingga akhirnya melepaskan posisi sebagai raja.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA