Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Peduli Kerawanan Pangan, Bea Cukai Hibahkan Kedelai Biji

Rabu 21 Jul 2021 14:47 WIB

Red: Gita Amanda

Bea Cukai Tanjung Emas hibahkan kedelai biji (yellow soybean) kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (19/07).

Bea Cukai Tanjung Emas hibahkan kedelai biji (yellow soybean) kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (19/07).

Foto: Bea Cukai
Kedelai seberat 26.695 kilogram merupakan barang eks kepadeanan dan cukai pada 2021

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Bea Cukai Tanjung Emas hibahkan kedelai biji (yellow soybean) kepada Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, pada Senin (19/7) lalu. Kegiatan ini merupakan wujud peduli Bea Cukai Temas terhadap kondisi kerawanan pangan serta upaya membangkitkan sentra produksi kedelai di Jawa Tengah.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin mengungkapkan bahwa kedelai biji (yellow soybean) dengan berat kurang lebih 26.695 kilogram (kg) ini, merupakan barang eks kepabeanan dan cukai Bea Cukai Temas yang diperoleh pada tahun 2021 dengan harga perolehan sekitar Rp 192 juta.

“Biji Kedelai tersebut telah diurus status kepemilikannya menjadi Barang Milik Negara untuk dihibahkan, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 111/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanan Pemindahtanganan Barang Milik Negara dan PMK nomor 240/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pengelolaan Barang Milik Negara Yang Berasal Dari Aset Eks Kepabeanan dan Cukai,” jelas Anton.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Agus Wariyanto berterimakasih dan mengapresiasi kontribusi Bea Cukai Tanjung Emas dalam membantu kerawanan pangan. “Terima kasih atas hibah kedelai melalui kami, ini merupakan kali pertama kami mendapatkan hibah dari Bea Cukai. Harapan kami, kedepan sinergi antar instansi semakin baik setelah adanya penyerahan hibah ini,” imbuhnya.

“Semoga bisa membantu dan memberikan manfaat secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat di tengah pandemi ini, juga demi membangkitkan sentra produksi kedelai di Provinsi Jawa Tengah,” ungkap Anton Martin.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang dan General Manager Terminal Petikemas Semarang (TPKS).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA