Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Hewan Kurban di Agam, Didandani Dulu Sebelum Disembelih

Rabu 21 Jul 2021 13:55 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah sapi menjadi hewan kurban yang disalurkan (ilustrasi)

Sejumlah sapi menjadi hewan kurban yang disalurkan (ilustrasi)

Foto: Dok. Rfb
Setelah didandani, diarak ke lokasi penyembelihan dengan menjunjung jamba.

REPUBLIKA.CO.ID, LUBUK BASUNG -- Masyarakat di Silayang, Jorong IV Parik Parik Panjang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, mempunyai cara unik dalam penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban. Masyarakat di Silayang terlebih dahulu mendandani hewan kurban sebelum disembelih. Setelah didandani, diarak ke lokasi penyembelihan dengan menjunjung jamba.

Adapun yang menjadi isi jamba yang dibawa oleh peserta qurban antara lain, nasi kuning, lepat inti, bedak lengkap dengan cermin, sisir, kain, dan wewangian. Sampai di lokasi penyembelihan, hewan qurban seperti sapi dan kambing diberi makan, didandani dan dipasangkan kain putih sebagai pakaian. Perlakuan yang demikian terhadap hewan kurban yang disembelih sebagai pemaknaan dari bentuk kasih sayang Nabi Ibrahim kepada anaknya Nabi Ismail.

Baca Juga

“Karena itu anak satu-satunya, tentu kasih sayang ibu dan bapak tercurah kepadanya. Untuk itulah diberi kasih sayang, dengan cara diberi pakaian, diberi bedak, dan disisir,” kata ninik mamak Silayang, Anto Dt Basa Rabu (21/7).

Anto mengatakan tradisi tersebut sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam, yang hingga kini terus dipertahankan. Menurut dia, hewan kurban seperti sapi dan kambing didandani langsung oleh peserta kurban. Hal tersebut bermaksud untuk menunjukan kesabaran, keikhlasan dan pengorbanan, agar hewan yang dikurbankan menjadi bersih.

Kemudian selesai pemotongan bagi peserta kurban disarankan melakukan sholat sunat dua rakaat. “Hal demikian sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki sepanjang tahun,” ucap Anto.

Dalam tradisinya, setelah pemotongan hewan kurban dilakukan, juga dilangsungkan prosesi makan bersama. Makan bersama menyiratkan bentuk kebersamaan yang terjalin di antara masyarakat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA