Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

DPRD Jabar Apresiasi Pikobar

Rabu 21 Jul 2021 12:59 WIB

Red: Rahmat Santosa Basarah

DPRD Jabar

DPRD Jabar

Foto: DPRD Jabar
Sosialisasi perlu terus didorong hingga pedesaan.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG--Fitur isolasi mandiri pada aplikasi Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) digagas sebagai solusi bagi masyarakat yang tengah melakukan isolasi mandiri. Melalui fitur tersebut pasien yang tengah melakukan isolasi, dapat melakukan konsultasi dokter secara online serta mendapatkan paket obat dan multivitamin secara gratis.

"Saya kira ini adalah langkah yang sangat baik. Karena banyak masyarakat saat isoman di rumah kesulitan mendapatkan obat maupun vitamin karena khawatir ketika mereka keluar rumah mereka menularkan atau malu karena stigma negatif dari masyarakat," ucap Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar III Tobias Ginanjar dalam siaran pers yang diterima Republika.

Tobias mengungkapkan sosialisasi program ini perlu terus dilakukan hingga masyarakat di pedesaan.''Agar masyarakat yang belum tau menjadi tau dan bisa mengakses dengan mudah obat serta vitamin gratis yang disediakan oleh Pemprov Jabar,'' ungkapnya.

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra Persatuan tersebut juga mengatakan perlunya terus didorong sosialisasi kepada para aparatur pemerintahan desa. "Karena tidak sedikit masyarakat di desa itu belum paham, bagaimana mengakses aplikasi dan sebagainya. Sehingga ketika Pemprov mensosialisasikan di tingkat desa, aparatur desa bisa lebih aktif untuk membantu masyarakat yang sedang melakukan isoman di desanya mengakses aplikasi Pikobar dengan difasilitasi oleh pemerintah desa,"pungkasnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA