Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Daftar Barang yang Sebaiknya tidak Ditinggalkan di Mobil

Rabu 21 Jul 2021 02:44 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Keluarga berencana bepergian (ilustrasi). Meninggalkan barang tertentu di mobil dalam waktu lama bisa membuat kondisinya rusak dan sebagian menimbulkan bahaya.

Keluarga berencana bepergian (ilustrasi). Meninggalkan barang tertentu di mobil dalam waktu lama bisa membuat kondisinya rusak dan sebagian menimbulkan bahaya.

Foto: Republika/ Wihdan
Dompet, tas dan obatmenjadi tiga barang penting untuk tidak ditinggalkan di mobil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika bepergian menggunakan mobil dan sampai di lokasi yang dituju, sebagian orang meninggalkan barang-barangnya di kendaraan yang terparkir. Padahal, tidak semua barang aman ditinggalkan begitu saja.

Meninggalkan barang tertentu di mobil dalam waktu lama bisa membuat kondisinya rusak dan sebagian menimbulkan bahaya. Berikut sejumlah barang yang sebaiknya dibawa ketika turun dari mobil, dikutip dari laman Daily Record.

- Dompet/tas

Dompet dan tas yang ditinggalkan di mobil bisa menarik perhatian pencuri untuk melakukan tindak kriminal. Lebih baik dompet atau tas yang berisi barang berharga selalu dibawa saat turun dari mobil.

- Obat-obatan

Kelembapan dan suhu tinggi pada mobil yang diparkir dalam waktu lama bisa membuat obat-obatan menjadi kurang efektif. Akibatnya, berpotensi menyebabkan situasi yang mengancam jiwa ketika obat-obatan dibutuhkan saat darurat.

- Cairan sanitasi tangan

Apabila cairan sanitasi tangan mengandung alkohol, lebih baik tidak ditinggalkan di mobil saat cuaca panas guna mencegah risiko kebakaran. Tidak hanya itu, cuaca panas juga bisa mengurangi efektivitas produk.

- Kacamata

Lensa kacamata bisa memicu kebakaran jika terpapar sinar matahari, begitu juga bingkai plastiknya dapat meleleh dan melengkung dalam panas. Kacamata berbingkai logam pun bisa menjadi panas.

- Tabir surya

Bahan aktif dalam tabir surya dapat rusak jika terpapar suhu tinggi saat masih dalam kemasan, sehingga mengurangi efektivitas perlindungan ketika dipakai. Sebaiknya, tabir surya disimpan di tempat yang sejuk dan kering.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA