Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Gubernur Sulteng: Idul Adha Perkuat Solidaritas Tekan Covid

Selasa 20 Jul 2021 23:55 WIB

Red: Ani Nursalikah

Gubernur Sulteng: Idul Adha Perkuat Solidaritas Tekan Covid. Panitia kurban membagikan daging kurban dengan mengantar ke rumah warga di Nyengseret, Astana Anyar, Kota Bandung, Selasa (20/7). Panitia kurban di kawasan tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat saat pelaksanaan kurban dengan memberlakukan pemotongan hewan secara daring dan mengantarkan langsung daging kurban ke rumah warga sebagai antisipasi terjadinya kerumunan serta meminimalisir penyebaran Covid-19. Foto: Republika/Abdan Syakura

Gubernur Sulteng: Idul Adha Perkuat Solidaritas Tekan Covid. Panitia kurban membagikan daging kurban dengan mengantar ke rumah warga di Nyengseret, Astana Anyar, Kota Bandung, Selasa (20/7). Panitia kurban di kawasan tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat saat pelaksanaan kurban dengan memberlakukan pemotongan hewan secara daring dan mengantarkan langsung daging kurban ke rumah warga sebagai antisipasi terjadinya kerumunan serta meminimalisir penyebaran Covid-19. Foto: Republika/Abdan Syakura

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Idul Adha meski terbatas dapat mendorong peningkatan pengamalan ajaran agama.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sulteng) Ali Mazi menyebut perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriyah merupakan momentum untuk saling meningkatkan dan memperkuat solidaritas menekan angka kasus Covid-19.

"Saya menggugah kesadaran kolektif kita bersama membangkitkan gerakan berkurban dalam memperkuat solidaritas persaudaraan dan kebersamaan, di tengah keprihatinan bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19," kata Ali Mazi, Selasa (20/7).

Baca Juga

Menurutnya, perayaan Idul Adha meskipun secara terbatas karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun tetap dapat mendorong peningkatan pengamalan nilai-nilai ajaran agama. Ia mengingatkan hingga saat ini pandemi global Covid-19 belum berakhir sehingga diberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Ali Mazi mengimbau dan mengajak masyarakat selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. "Ikuti program vaksinasi gratis secara tuntas, mendukung dan bersabar mematuhi kebijakan PPKM Mikro, demi kesehatan keselamatan dan kebaikan kita bersama," ujar Ali Mazi.

Ia juga mengajak mendoakan pasien Covid-19 yang saat ini sedang menjalani proses penyembuhan sehingga dapat segera sembuh dan dapat kembali beraktifitas sebagaimana biasanya. "Semoga dengan ikhtiar kita bersama, yang disertai doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bencana pandemi di negara kita, khususnya di daerah Sultra yang kita cintai ini dapat segera berakhir dan kita dapat kembali beraktivitas dan saling berinteraksi seperti sedia kala," kata Ali Mazi berharap.

Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara mencatat data pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hingga 19 Juli 2021 sebanyak 13.951 orang, sebanyak 11.360 dinyatakan sembuh, 283 orang meninggal, dan 2.308 orang dalam masa perawatan.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA