Selasa 20 Jul 2021 13:20 WIB

Suporter Persib Galang Bantuan bagi Terdampak PPKM

Bantuan Bobotoh Persib ini juga diberikan kepada yang isolasi mandiri di Tasikmalaya.

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah
Para pendukung Persib Bandung (ilustrasi).
Foto: Republika/Yasin Habibi
Para pendukung Persib Bandung (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah pendukung Persib yang menamakan diri Pergerakan Suporter Berskala Besar (PSBB) menggalang bantuan bagi pihak yang terdampak PPKM. Bantuan ini juga akan diberikan kepada orang-orang yang sedang menjalani isolasi mandiri, khususnya yang berdomisili di Tasikmalaya. 

Inisiator PSBB, Febri Boyo, menyebut bantuan ini awalnya dari diskusi kecil di grup daring Viking Gerombolan Tasik dan Viking Galunggung. Mereka mengajak komunitas Bobotoh lainnya untuk membuat gerakan untuk mengisi kegiatan selama tidak ada kompetisi. 

Baca Juga

"Diskusi soal pergerakan mau ke arah mana karena Liga 1 diundur, kebetulan PPKM akhirnya kita sepakat bantu sesama yang terdampak PPKM dan orang yang isolasi mandiri," kata Febri, Senin (19/7). 

Berbeda dari penggalangan dana yang sampai turun ke jalan, kali ini suporter hanya menerima bantuan melalui transfer bank dan lewat komunitas suporter. "Jadi bisa melalui transfer atau ke komunitas suporter, dikumpulkan sembako dan uang tunai lalu dibagikan ke warga yang terdampak. Kita bekerja sama dengan Jabar bergerak Kabupaten Tasikmalaya," kata Febri.

Febri pun mendapat bantuan dari Persib Bandung yang turun memberikan donasi. Hal ini membuat dana dan sembako yang dikumpulkan bisa membantu sampai ratusan orang.  

"Alhamdulillah untuk donasi berupaya uang tunai sembako udah lumayan banyak bisa buat ratusan orang. Bantuannya dari suporter, masyarakat umum dan dari Persib juga ngasih. Hari ini disalurkan ke warga di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya," kata Febri.

Dia berharap bantuan ini dapat berguna bagi masyarakat yang terdampak PPKM maupun yang sedang isolasi mandiri. Febri mengakui dalam situasi ini salng bantu merupakan hal yang perlu dilakukan.

"Karena situasi seperti ini kita ingin menggerakkan masyarakat bahwa silih asih silih tulungan itu harus dan tentunya kita berharap sepak bola kembali bergulir dan semoga pandemi Covid-19 segera berakhir," kata Febri.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement