Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Khatib di Jayapura: Qurban Tingkatkan Kepedulian Sosial

Selasa 20 Jul 2021 12:03 WIB

Red: Ani Nursalikah

Khatib di Jayapura: Qurban Tingkatkan Kepedulian Sosial

Khatib di Jayapura: Qurban Tingkatkan Kepedulian Sosial

Foto: Republika/Thoudy Badai
Makna berqurban adalah keikhlasan dan pengorbanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Khatib Ali Mahfudzi mengatakan keikhlasan berqurban merupakan salah satu implementasi pengamalan dari nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT yang dapat meningkatkan kepedulian sosial dengan sesama manusia.

"Ibadah qurban merupakan syariat, perintah dari Allah SWT. Orang yang menjalankan ibadah qurban artinya menaati perintah-Nya. Sementara, salah satu tanda takwa adalah menjalankan segala yang diperintahkan-Nya dan menjauhi segala yang dilarang-Nya," ungkap Ustadz Ali Mahfudzi pada khutbah Idul Adha 1442 H di Masjid Al Barkah Abepura Kota Jayapura, Selasa (20/7).

Baca Juga

Ketakwaan juga bisa dipelajari lewat ibadah qurban, sebagaimana kurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim bersama putranya Ismail AS. Tindakan mereka patut menjadi contoh teladan bagi umat Islam.

"Qurban menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya," ujarnya mengutip surah Al Hajj: 34.

Sedangkan keutamaan qurban lain, kata Ustadz Ali, adalah belajar ikhlas mengorbankan harta demi meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Diakuinya, ada makna mendalam dari ibadah qurban. Misalnya, tentang keikhlasan dan pengorbanan.

Jika melihat kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail telah menjadi contoh sempurna bagaimana seorang hamba Allah merelakan jiwa dan raganya demi menjalani perintah dari Allah SWT. "Keistimewaan bagi orang yang berqurban salah satunya adalah tentang belajar ikhlas. Mulai dari dari harta atau ternak yang dikorbankan. Manusia saat ini hanya diperintahkan berqurban harta atau hewan qurban, bukan anak yang sebagaimana Nabi Ibrahim pernah alami," katanya.

Orang yang berqurban disertai niat karena Allah semata, maka dia akan mendapat kebaikan dunia akhirat. "Selain itu, dia juga akan memiliki rezeki yang lebih berkah dan kemudahan di akhirat nanti," ujarnya.

Pelaksanaan sholat Id di Masjid Al Barkah Abepura Kota Jayapura dipimpin Ustadz Yasir Alhafidz dengan penerapan prokes ketat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA