Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Sputnik V Ajak Produsen Lain Ikut Uji Coba Vaksin Campuran

Senin 19 Jul 2021 14:39 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda

Vaksin Sputnik V yang dikembangkan Rusia. Produsen Sputnik V mengajak pengembang vaksin lainnya untuk mencoba mencampurkan vaksin untuk menemukan produk yang lebih andal.

Vaksin Sputnik V yang dikembangkan Rusia. Produsen Sputnik V mengajak pengembang vaksin lainnya untuk mencoba mencampurkan vaksin untuk menemukan produk yang lebih andal.

Foto: EPA
Vaksin campuran diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Institut Gamaleya di Rusia mencoba memelopori pendekatan vaksin campuran untuk mengatasi infeksi virus corona jenis baru (Covid-19). Mereka mendesak sejumlah produsen untuk ikut serta dalam uji coba "mix and match" vaksin mereka dengan produk vaksin Sputnik V.

Sebelumnya, Sputnik V telah bergabung dalam uji coba dengan AstraZeneca pada Februari untuk vaksin campuran. Namun, pada Mei, Kementerian Kesehatan Rusia menolak untuk menyetujui uji klinis karena kurangnya dokumen dan informasi yang diperlukan untuk memverifikasi kemanjuran dan keamanan vaksin gabungan.

Kala itu, vaksin AstraZeneca dan Sputnik V melibatkan dua dosis suntikan. Sputnik V berharap akan ada lebih banyak kolaborasi sejenis yang bisa memberi dampak lebih besar untuk kekebalan manusia di seluruh dunia.

"Kami meminta produsen vaksin lain untuk bergabung dengan kami untuk uji coba "mix and match". Ini adalah cara meraih kekebalan bagi komunitas global,” ujar Institut Gamaleya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Times Now News, Senin (19/7).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA