Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Kapuas Hulu Ditetapkan Jadi Daerah Darurat Bencana

Ahad 18 Jul 2021 11:56 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Sejumlah warga menggunakan perahu saat melintasi kawasan perkantoran yang terendam banjir di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Sejumlah warga menggunakan perahu saat melintasi kawasan perkantoran yang terendam banjir di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Foto: JESSICA HELENA WUYSANG/ANTARA
Kapuas Hulu berstatus darurat bencana karena banjir terjadi di sejumlah kecamatan.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan saat ini daerahnya berstatus darurat bencana karena banjir yang terjadi di sejumlah kecamatan.

"Saya sudah koordinasi dengan Gubernur terkait status darurat bencana dan mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi untuk korban banjir," kata Fransiskus Diaan.

Disampaikan Fransiskus, penanganan banjir terutama korban banjir terkendala lamanya laporan dari pihak kecamatan dan desa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu terus melakukan pendataan melalui laporan dari camat dan desa, untuk mengetahui total kerugian, warga terdampak banjir dan dampak banjir lainnya.

"Kami menunggu informasi dari camat dan data di lapangan, BPBD juga terkendala sejumlah akses jalan terputus dan jaringan telekomunikasi," kata Fransiskus.

Ia meminta agar camat dan kepala desa proaktif melaporkan setiap perkembangan banjir di daerahnya masing-masing. "Setiap ada perkembangan bencana segera laporkan, karena data itu sangat penting dalam menentukan langkah ke depan," ujar Fransiskus.

Dirinya sudah mengusulkan ke Pemprov dengan harapan bantuan segera terealisasi. "Itu salah satu upaya kami untuk membantu korban banjir, karena apa yang ada di kita sangat terbatas," ucap Fransiskus.

Musibah banjir dan bencana alam tidak hanya terjadi di Kapuas Hulu, namun juga terjadi di sejumlah kabupaten kota khususnya di Kalimantan Barat. Ia mengimbau agar masyarakat terus waspada utamakan keselamatan dan selalu melaporkan setiap perkembangan bencana.

"Bencana itu memang faktor alam, masyarakat mesti selalu waspada," ucapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA