Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Korban Tewas Banjir Jerman dan Belgia Jadi 170 Orang

Ahad 18 Jul 2021 11:55 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nur Aini

Warga menggunakan rakit karet di tengah banjir setelah Sungai Meuse jebol saat banjir besar di Liege, Belgia, Kamis, 15 Juli 2021.

Foto:
Ratusan orang masih dinyatakan hilang atau tidak dapat dijangkau.

Kanselir Jerman Angela Merkel diperkirakan akan melakukan perjalanan pada Ahad waktu setempat ke Rhineland Palatinate, negara bagian yang merupakan rumah bagi desa Schuld yang hancur. Selama beberapa hari terakhir, banjir memutus aliran listrik dan komunikasi dari seluruh komunitas.

Sebagian besar banir melanda negara bagian Rhineland Palatinate di Jerman dan Rhine-Westphalia Utara dan Belgia timur. RWE (RWEG.DE), produsen listrik terbesar di Jerman, mengatakan, bahwa tambang terbukanya di Inden dan pembangkit listrik tenaga batubara Weisweiler terkena dampak besar-besaran.

Pihaknya mengatakan, pembangkit tersebut beroperasi pada kapasitas yang lebih rendah setelah situasi stabil. Di provinsi Luksemburg dan Namur di Belgia selatan, pihak berwenang bergegas untuk memasok air minum ke rumah-rumah.

Ketinggian air banjir perlahan turun di bagian paling parah di Belgia sehingga memungkinkan penduduk memilah barang-barang yang rusak karena terendam air. Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengunjungi beberapa daerah pada Sabtu sore. Operator jaringan kereta api Belgia Infrabel juga menerbitkan rencana perbaikan jalur, beberapa di antaranya akan kembali beroperasi hanya pada akhir Agustus.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA