Ahad 18 Jul 2021 10:47 WIB

Kasatpol PP Jakbar Ingatkan Anggotanya Hindari Kekerasan

Kasatpol PP Jakbar juga mengimbau para pedagang untuk mematuhi aturan PPKM Darurat.

Rep: Febryan A/ Red: Bilal Ramadhan
Petugas Satpol PP Jakarta Timur memberi sangsi kerja sosial pada warga yang melanggar protokol kesehatan saat operasi penertiban prokes dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di kawasan BKT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (28/6/2021). Petugas melakukan patroli penertiban secara berkeliling untuk memastikan warga selalu mentaati protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.
Foto: ANTARA/Paramayuda
Petugas Satpol PP Jakarta Timur memberi sangsi kerja sosial pada warga yang melanggar protokol kesehatan saat operasi penertiban prokes dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di kawasan BKT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (28/6/2021). Petugas melakukan patroli penertiban secara berkeliling untuk memastikan warga selalu mentaati protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Tamo Sijabat, mengimbau anak buahnya untuk bertindak humanis saat melakukan penertiban pedagang yang melanggar aturan PPKM Darurat. Hal ini disampaikan menyusul aksi pemukulan yang dilakukan anggota Satpol PP Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Kita selalu ingatkan. Ada pengendalinya, ada seniornya yang dampingi terus supaya bisa mengingatkan, mengontrol. Jadi selalu pengendali kita ikutkan untuk bisa mengontrol anggota," kata Tamo akhir pekan lalu.

Di lain sisi, Tamo juga mengimbau para pedagang untuk mematuhi aturan PPKM Darurat. "Jangan umpamanya orang makan di tempat masih ada yang kita temukan," kata dia.

Sebelumnya, seorang anggota Satpol PP Kabupaten Gowa terekam kamera saat memukuli seorang pemilik warung kopi, beberapa hari lalu. Ia juga memukuli istri pedagang itu yang sedang hamil.

Insiden itu berbuntut panjang dan jadi sorotan media nasional. Anggota Satpol PP itu dilaporkan ke polisi. Kasusnya juga diselidiki inspektorat Pemerintah Kabupaten Gowa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement