Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Hingga Juni 2021, BRI Salurkan KUR Rp 84,8 Triliun

Sabtu 17 Jul 2021 14:59 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pada intinya kehadiran bank digital membawa semangat agar lembaga keuangan bisa melayani masyarakat banyak dengan biaya dan cara semurah dan seefektif mungkin. Akan tetapi, kehadiran bank konvensional juga masih dibutuhkan karena proses perubahan cara pelayanan terhadap masyarakat tak bisa berubah drastis dalam waktu singkat.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, pada intinya kehadiran bank digital membawa semangat agar lembaga keuangan bisa melayani masyarakat banyak dengan biaya dan cara semurah dan seefektif mungkin. Akan tetapi, kehadiran bank konvensional juga masih dibutuhkan karena proses perubahan cara pelayanan terhadap masyarakat tak bisa berubah drastis dalam waktu singkat.

Foto: BRI
BRi telah memberikan KUR kepada 3 juta pelaku UMKM hingga Juni 2021

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp 84,8 triliun selama periode Januari hingga Juni 2021. BRI mampu menyalurkan KUR  kepada 3 juta pelaku UMKM dengan non performing loan (NPL) sebesar 0,01 persen.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan perseroan berupaya menjaga tingkat kredit bermasalah atau NPL  di level rendah. "Pencapaian ini setara dengan 50 persen dari breakdown KUR yang diberikan oleh Pemerintah kepada BRI sebesar Rp 170 triliun pada 2021," ujarnya dalam keterangan tulis seperti dikutip Sabtu (17/7).

Berdasarkan hasil riset BRI sebesar 72 persen pelaku UMKM penerima BPUM membutuhkan modal kerja tambahan untuk mempercepat pemulihan dan mengembangkan usahanya. Hal ini merupakan salah satu sumber permintaan atas KUR BRI sehingga penyalurannya tetap sesuai dengan target.

Aestika mengakui adanya PPKM darurat yang tengah diberlakukan tentu berpengaruh kepada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sehingga akan berpotensi memberikan dampak terhadap permintaan kredit secara umum.

"Namun di tengah kondisi yang menantang, BRI optimistis mampu memenuhi target penyaluran KUR pada 2021 sebesar Rp 170 triliun,” ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA