Sabtu 17 Jul 2021 11:32 WIB

Rumah Sakit Mina Al-Wadi Siap Layani Jamaah Haji

Jamaah haji akan dilayani rumah sakit di Mina.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Rumah Sakit Mina Al-Wadi Siap Layani Jamaah Haji. Foto:   Sebuah tenda kemah untuk jamaah didirikan di Mina, dekat kota suci Muslim Mekkah, menjelang haji tahunan yang akan datang, Rabu, 14 Juli 2021.
Foto: AP/Amr Nabil
Rumah Sakit Mina Al-Wadi Siap Layani Jamaah Haji. Foto: Sebuah tenda kemah untuk jamaah didirikan di Mina, dekat kota suci Muslim Mekkah, menjelang haji tahunan yang akan datang, Rabu, 14 Juli 2021.

REPUBLIKA.CO.ID,MINA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kesiapan RS Mina Al-Wadi menerima jamaah haji tahun ini. Mereka telah menyediakan semua layanan perawatan yang diperlukan, dengan total 145 tempat tidur.

Unit gawat darurat (UGD) rumah sakit ini terdiri dari 24 tempat tidur. Enam tempat tidur untuk resusitasi jantung paru, empat tempat tidur untuk kasus suspek penyakit pernapasan, serta empat tempat tidur untuk cuci darah.

Baca Juga

Dilansir di Saudi Gazette, Sabtu (17/7), jumlah tempat tidur lainnya yang dialokasikan untuk perawatan intensif mencapai 25 tempat tidur. Untuk kasus heat stress, pihak rumah sakit menyiapkan 22 tempat tidur untuk rawat inap.

Rumah sakit tersebut telah dilengkapi dengan semua perlengkapan dan peralatan medis. Dalam pelayanannya, fasilitas kesehatan ini didukung oleh 240 kader medis, teknis, keperawatan dan administrasi.

Kementerian Kesehatan Saudi juga menyebut setiap shift petugas akan bekerja selama 6 jam, dengan total empat shift dalam 24 jam.  

Dalam rangka mempersiapkan diri menerima jamaah haji, Kepresidenan Umum untuk Dua Masjid Suci sebelumnya menyebut telah memasang 100 layar elektronik di Masjidil Haram. Layar tersebut dimanfaatkan untuk panduan dan meningkatkan kesadaran pelaksanaan haji.

Layar itu digunakan untuk memastikan implementasi komprehensif dari rencana bimbingan bagi jamaah selama musim haji ini.

Direktur Departemen Umum Kerumunan di Masjidil Haram, Osama Bin Mansour Al-Hujaili, mengatakan nantinya informasi ditampilkan dalam tiga bahasa yang berbeda, termasuk bahasa Arab, Inggris dan Urdu.

Dia juga mengatakan layar itu akan menyiarkan pesan kesadaran kesehatan berkaitan dengan Covid-19 dan langkah-langkah pencegahan untuk memastikan keselamatan peziarah.  

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement