Tuesday, 22 Jumadil Akhir 1443 / 25 January 2022

Tuesday, 22 Jumadil Akhir 1443 / 25 January 2022

Messi dan Barcelona Semakin Dekat untuk Kontrak Baru

Sabtu 17 Jul 2021 04:04 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar

Pemain Barcelona Lionel Messi merayakan setelah mencetak gol pembuka selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Elche di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Rabu, 24 Februari 2021.

Pemain Barcelona Lionel Messi merayakan setelah mencetak gol pembuka selama pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Elche di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Rabu, 24 Februari 2021.

Foto: AP / Joan Monfort
Kembalinya Joan Laporta menjadi kunci untuk mengikat Messi

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Lionel Messi dan Barcelona semakin dekat untuk menandatangani kontrak baru yang akan membuat bintang Argentina itu tetap di klub Spanyol itu hingga akhir karir bermainnya.

Mengutip dari Firstpost, Jumat (16/7), seseorang dengan pengetahuan tentang negosiasi antara klub dan pemain mengatakan kepada The Associated Press pada bahwa Messi siap untuk menerima tawaran kontrak lima tahun dari Barcelona sebesar 50 persen dari gaji sebelumnya

Orang tersebut berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara secara terbuka tentang negosiasi. Dalam kontraknya sebelumnya, yang ditandatangani pada 2017, Messi menghasilkan 138 juta euro per musim.

Orang yang mengetahui negosiasi tersebut tidak menunjukkan aspek lain dari kontrak yang masih dikerjakan antara klub dan ayah Messi, Jorge Messi, yang bertindak sebagai agennya.

Barcelona sebagai klub secara resmi tidak mengatakan apa-apa secara terbuka tentang detail negosiasi dengan pesepakbola hebat itu.

Messi yang berusia 34 tahun bergabung dengan Barcelona dua dekade lalu pada usia 13 tahun. Agustus lalu dia mengejutkan Barcelona dengan mengumumkan bahwa dia ingin keluar setelah musim 2019-2020 berakhir tanpa gelar dan hubungannya dengan presiden klub saat itu Josep Bartomeu memburuk.

Kembalinya Joan Laporta ke kursi kepresidenan klub pada bulan Maret telah menjadi kunci dalam membawa Messi kembali ke barisan. Laporta memimpin Barcelona ketika Messi mengalami terobosan saat remaja.

Gaji yang jauh lebih rendah untuk Messi sangat penting untuk mempertahankannya di klub yang bermasalah secara finansial setelah kerugian yang diderita oleh pandemi dan beberapa manajemen yang dipertanyakan.

Laporta mengakui bahwa batas gaji yang lebih rendah untuk Barcelona karena pendapatan yang berkurang memperumit tugasnya untuk membuat semua bagiannya pas.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA