Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Baru Bangun Pagi, Jangan Buru-Buru Minum Kopi

Sabtu 17 Jul 2021 06:45 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Penting untuk menunggu kadar kortisol mereda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi.

Penting untuk menunggu kadar kortisol mereda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi.

Foto: Pxhere
Ada manfaat yang didapat dari menunda minum kopi di pagi hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kopi sebaiknya tak diminum setelah baru saja bangun pagi. Ada beberapa hal yang menjadi alasannya, terutama terkait dengan kesehatan.

Minum kopi di pagi hari saat hormon kortisol meningkat adalah hal yang sia-sia. Sebab, saat itu hormon kortisol secara alami melonjak dalam tubuh bersama dengan adrenalin untuk memberi energi dan membantu orang menjadi fokus.

Hormon kortisol adalah hormon stres tubuh. Oleh karenanya, penting untuk menunggu kadar kortisol mereda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi kafein.

Hal itu memungkinkan setiap sumber energi dapat dimanfaatkan satu per satu. Jadi, alih-alih mendapatkan satu lonjakan yang besar, lebih baik mendapatkannya dalam periode energi yang lebih tenang untuk waktu lama.

Memasok kafein ketika tubuh telah memiliki kortisol yang tinggi justru dapat menyebabkan perasaan gelisah. Apalagi, bagi orang yang sedikit sensitif terhadap kopi.

"Ada beberapa ilmu di balik mengisolasi kafein dan kortisol puncak sehingga mereka tidak saling berhadapan dan memiliki efek negatif dalam tubuh (seperti kegelisahan)," jelas ahli diet terdaftar, Tracy Lockwood Beckerman, dikutip dari laman Huffpost, Jumat (12/7).

Beckerman menjelaskan, berkat kortisol, kewaspadaan dan fokus cenderung memuncak 30-45 menit setelah orang bangun tidur. Jadi untuk merasakan sensasi kafein yang sebenarnya, cobalah menunggu sebentar sebelum menyeruput kopi.

Namun, jika Anda mencari banyak kafein dan tidak cenderung gelisah karena kopi, jangan khawatir untuk menundanya. Ahli bedah kardiotoraks di The International Heart and Lung Institute Center for Restorative Medicine, Dr. Steven Gundry, mengatakan  bahwa menggabungkan kafein dengan lonjakan energi pagi yang alami bisa menjadi cara yang bagus untuk melakukan tugas berat, seperti olahraga pagi.

"Kortisol umumnya mulai meningkat sekitar jam empat pagi, seperti halnya epinefrin (adrenalin), yang membantu Anda siap untuk hari itu. Keduanya menyebabkan gula darah (glukosa) naik sehingga Anda memiliki banyak bahan bakar yang tersedia," jelasnya.

Kafein dalam kopi, menurut Gundry, juga meningkatkan glukosa. Oleh karenanya, jika kita ingin bangun dan beraktivitas, terutama untuk berolahraga atau berjalan santai, minum secangkir kopi di pagi hari tidak akan menjadi masalah.

Baca Juga

Meskipun demikian, efek ini akan lebih seperti lonjakan energi berumur pendek, dan mungkin tidak berlangsung sepanjang pagi.   Di sisi lain, ada keuntungan psikologis menunggu untuk menyeruput kopi di pagi hari.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA