Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Ketum PAN Tegur Tiga Kadernya Terkait RS Khusus Pejabat

Kamis 15 Jul 2021 18:43 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Bayu Hermawan

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, saat melakukan rapat koordinasi secara daring dengan para pengurus DPW dan DPD, serta anggota legislatif dan eksekutif seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, saat melakukan rapat koordinasi secara daring dengan para pengurus DPW dan DPD, serta anggota legislatif dan eksekutif seluruh Indonesia.

Foto: istimewa/doc humas
Ketum PAN menegur tiga kadernya terkait kontroversi rumah sakit khusus pejabat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Amanat Nasional (PAN) mengadakan rapat koordinasi secara daring dengan para pengurus DPW dan DPD, serta anggota legislatif dan eksekutif seluruh Indonesia pada Kamis (15/7). Dalam rapat tersebut, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memberikan teguran kepada tiga Guspardi Gaus, Rosaline Rimaseuw dan Saleh Daulay.

Zulkifli Hasan meminta seluruh kader sungguh-sungguh dan sekuat tenaga membantu masyarakat hadapi berbagai persoalan akibat pandemi, mulai dari masalah kesehatan sampai masalah ekonomi. Ia menekankankan teguran diberikan kepada tiga kader yang memberi pernyataan kontroversial terkait rumah sakit khusus pejabat.

Baca Juga

"Hal-hal semacam itu harus dihindari. Saya sudah memberikan teguran. Jangan diulangi lagi," kata pria yang akrab disapa Zulhas itu dalam keterangan pers, Kamis (15/7).

Lebih lanjut, Zulhas memberikan sejumlah pandangan mengenai penanganan pandemi dan situasi terkini. Ia menilai kondisi Indonesia mengkhawatirkan bila melihat perkembangan situasi terkini.

"Tingkat positif dan kematiannya sangat tinggi, saat ini tertinggi di dunia. Bahkan banyak negara menutup diri dari kedatangan warga negara Indonesia," ujarnya. 

Sebagai solusi, Zulhas meminta PPKM dilanjutkan dan vaksin dipercepat sebagai kunci penanganan pandemi. Ia juga mendorong seluruh kader PAN pro-aktif membantu masyarakat menghadapi pandemi. 

"Bantu program vaksin. Sukseskan PPKM. Bantu ringankan beban ekonomi warga. Bantu warga dengan menggelar program antigen gratis, termasuk memberikan vitamin gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia," tegas Zulhas. 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA