Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Chiellini Belum Siap Pensiun, Tunggu Penawaran dari Juventus

Kamis 15 Jul 2021 16:25 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Muhammad Akbar

Reaksi Giorgio Chiellini dari Italia selama pertandingan semifinal sepak bola Euro 2020 antara Italia dan Spanyol di stadion Wembley di London, Rabu (7/7) dini hari WIB.

Reaksi Giorgio Chiellini dari Italia selama pertandingan semifinal sepak bola Euro 2020 antara Italia dan Spanyol di stadion Wembley di London, Rabu (7/7) dini hari WIB.

Foto: Laurence Griffiths, Pool via AP
kontrak Chiellini dengan Juventus sudah habis pada 30 Juni lalu

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN --Agen Giorgio Chiellini, Davide Lippi, menegaskan kalau Juventus belum membicarakan soal kontrak baru. Chiellini yang membawa Italia juara Euro 2020 kini berstatus free agent atau beban transfer, namun belum berniat pensiun.

Chiellini akan berusia 37 tahun bulan depan, dan masih bisa membawa Italia juara Euro 2020. Namun kontraknya dengan Juventus sudah habis pada 30 Juni lalu, dan sebagian besar orang berasumsi bek tengah tersebut akan menandatangani kontrak baru di Turin.

Namun sampai saat ini prediksi tersebut belum terwujud. Davide Lippi mengungkapkan selama ini kliennya sedang fokus membela Italia di Euro. Tapi Chiellini tidak memiliki masalah dengan Juventus dan akan segera menggelar pertemuan.

''Tapi kami belum duduk bersama untuk mendiskusikan pembaruan kontrak. Kami masih menunggu Juventus bilang ke ami kapan kita bisa duduk bersama dan diskusi,'' ungkap Lippi, dikutip dari Football-italia, Kamis (15/7).

Lippi juga tidak menutup kemungkinan jika ada klub top Eropa lain yang berminat dengan Chiellini. Namun sampai saat ini ia menegaskan belum ada penawaran yang masuk untuk bek veteran tersebut. Yang pasti, Lippi menegaskan kalau Chiellini belum berpikir untuk pensiun walaupun usianya tak lagi muda.

Apalagi Chiellini membuktikan bisa pulih dari cedera ligamennya dengan cepat. ''Berpikir Chiellini meninggalkan lapangan permainan saat ini adalah gila. Hal yang mendorongnya adalah hasrat dan kami melihat hasrat itu masih kuat di Euro,'' tegas Lippi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA