Rabu 14 Jul 2021 15:30 WIB

Polisi Kanada: Serangan ke Wanita Muslim Kejahatan Kebencian

Insiden mengerikan membuat ibu dan anak perempuan terguncang - Anadolu Agency

Polisi mengatakan bahwa kejahatan itu dimotivasi oleh kebencian agama.
Polisi mengatakan bahwa kejahatan itu dimotivasi oleh kebencian agama.

REPUBLIKA.CO.ID, TRENTON - Polisi di Ontario, Kanada, pada Selasa menangkap pria yang hampir menabrak seorang ibu dan anak perempuan Muslim dengan kendaraannya, kemudian mengejar dan mengancam akan membunuh mereka.

Sang ibu, 62, dan putrinya, 26, sedang berjalan melalui tempat parkir di Kota Hamilton, Toronto barat, ketika sebuah kendaraan hampir menabrak salah satu dari mereka. Keduanya mengenakan jilbab dan menjadi sasaran hinaan rasial.

Baca Juga

Ibu dan anak itu berlari ke seberang jalan dan bersembunyi di semak-semak ketika tersangka berusia 40 tahun mulai memburu mereka, berteriak bahwa jika ditemukan, mereka akan dibunuh.

Salah satu dari mereka berteriak dan berlari minta tolong, sehingga mencuri perhatian warga sekitar dan tersangka yang panik langsung masuk ke kendaraannya dan pergi, lansir Canadian Broadcasting Corporation (CBC). Tersangka kemudian ditangkap, tetapi polisi tidak memberikan detail.

Dewan Nasional Muslim Kanada mengatakan kepada CBC bahwa mereka telah menerima pernyataan dari keluarga. "Kami terguncang tetapi tidak hancur setelah serangan terhadap keluarga kami. Mari kita perjelas: individu ini berusaha meneror keluarga kami," ungkap pernyataan itu.

Insiden itu terjadi usai pembunuhan terhadap empat anggota keluarga Muslim yang sengaja ditabrak oleh sebuah kendaraan di London, Ontario, sebuah kota sekitar 80 mil sebelah barat Hamilton. Polisi mengatakan bahwa kejahatan itu dimotivasi oleh kebencian agama.

"Mengingat serangan London, ini sangat menakutkan bagi keluarga kami. Cukup sudah. Pemerintah harus berkomitmen untuk mengambil tindakan lebih keras. Keluarga kami bisa saja terluka parah dan kami tidak bisa membiarkan hal ini terus terjadi," tambah pernyataan tersebut.

Menyusul pembunuhan di London, pemerintah federal mengatakan akan mengadakan pertemuan darurat tentang Islamofobia pada 22 Juli. Polisi sedang menyelidiki insiden Hamilton sebagai kejahatan rasial, dan tersangka menghadapi tuduhan penyerangan dengan senjata, operasi berbahaya dari kendaraan bermotor, dan pengucapan ancaman pembunuhan.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/polisi-kanada-sebut-serangan-terhadap-wanita-muslim-kejahatan-kebencian/2303748
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement