Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Pertamina Dapatkan Kontrak Impor Minyak Mentah Nigeria

Selasa 13 Jul 2021 15:54 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kilang Pertamina (ilustrasi). PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mendapatkan kontrak pengadaan minyak mentah Nigeria langsung dari Nigerian National Petroleum Corporation (NPCC).

Kilang Pertamina (ilustrasi). PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mendapatkan kontrak pengadaan minyak mentah Nigeria langsung dari Nigerian National Petroleum Corporation (NPCC).

Foto: Dok Pertamina
Kontrak Impor dengan BUMN minyak Nigeria ini yang pertama diraih Pertamina

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), mendapatkan kontrak pengadaan minyak mentah Nigeria langsung dari Nigerian National Petroleum Corporation (NPCC). Ini jadi kontrak langsung pertama antara Pertamina dengan NPCC, meskipun Pertamina sering membeli minyak Nigeria.

Selama ini, Pertamina harus membeli minyak mentah Nigeria melalui pasar terbuka internasional yang memiliki Participating Interest seperti ExxonMobil, Chevron, Shell, Total dan BP.

Yoki Firmandi, Direktur Optimasi Feedstock and Product KPI, mengungkapkan, dengan adanya direct deal Pertamina dengan NPCC maka proses pengadaan dapat berjalan lebih efisien. “Tentu dengan mendapatkan kontrak secara langsung akan lebih efisien. Hal tersebut sejalan dengan rencana optimasi feedstock kilang ke depan,” kata Yoki, Selasa (13/7).

Pertamina terpilih menjadi awardee dari total 500 perusahaan yang mendaftar. Kontrak direct supply tersebut sangat penting bagi hubungan bilateral antar kedua negara.

Minyak mentah Nigeria berjenis sweet crude. Kontrak langsung ini berdurasi mulai 2021 hingga 2023. Menurut Yoki, KPI tidak sendiri dalam mendapatkan kontrak langsung ini. Pembelian minyak mentah secara langsung ke NPCC diharapkan bisa meningkatkan efisiensi pembelian minyak mentah secara langsung ke produsen minyak.

KPI juga bersinergi dengan Subholding Shipping PT Pertamina International Shipping (PIS) dalam hal transportasi angkutnya. PIS baru saja meluncurkan dua kapal VLCC barunya yakni MT Pertamina Prime dan MT Pertamina Pride. Nantinya minyak tersebut akan diangkut oleh kapal milik PIS.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA