Selasa 13 Jul 2021 12:37 WIB

Gubernur Sumsel Bantu Jabar Atasi Kelangkaan Oksigen

Perusahaan yang memroduksi oksigen di wilayah Sumsel ada empat.

Gubernur Sumsel Herman Deru (kedua kiri) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri (kiri), Kuasa Direksi PT OKI Pulp & Paper Mills Gadang Hartawan (ketiga kanan kiri), Perwakilan Manajemen APP Sinar Mas Effendi (kedua kanan) melepas kendaraan yang membawa ISO Tank berisi 20 ton oksigen saat penyerahan bantuan CSR Liquid Oksigen dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas untuk Rumah Sakit rujukan COVID-19 di Halaman Polda Sumsel, Palembang, Senin (12/7/2021). Untuk memenuhi kebutuhan oksigen Rumah Sakit rujukan COVID-19 di sejumlah daerah, APP Sinar Mas menyerahkan bantuan oksigen sebanyak 1.200 ton per bulan.
Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Gubernur Sumsel Herman Deru (kedua kiri) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri (kiri), Kuasa Direksi PT OKI Pulp & Paper Mills Gadang Hartawan (ketiga kanan kiri), Perwakilan Manajemen APP Sinar Mas Effendi (kedua kanan) melepas kendaraan yang membawa ISO Tank berisi 20 ton oksigen saat penyerahan bantuan CSR Liquid Oksigen dari Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas untuk Rumah Sakit rujukan COVID-19 di Halaman Polda Sumsel, Palembang, Senin (12/7/2021). Untuk memenuhi kebutuhan oksigen Rumah Sakit rujukan COVID-19 di sejumlah daerah, APP Sinar Mas menyerahkan bantuan oksigen sebanyak 1.200 ton per bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengatasi kelangkaan oksigen di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 menghadapi lonjakan pasien terinfeksi virus corona dalam beberapa bulan terakhir. "Untuk membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengatasi permasalahan tersebut difasilitasi komunikasinya dengan manajemen PT OKI Pulp & Paper Mills yang memiliki kelebihan produksi liquid oksigen untuk kebutuhan industri kertas," kata Gubernur Herman Deru di Palembang, Selasa (13/7).

Dia menjelaskan menghadapi kelangkaan oksigen seiring terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19, pihaknya berupaya mengatasinya dengan melakukan pendekatan dengan sejumlah perusahaan yang memroduksi oksigen hingga 100 ton per hari. Menurut Gubernur perusahaan yang memroduksi oksigen di wilayah Sumsel ada empat yakni PT Ligasin, Samator, PT Pusri, dan PT OKI Pulp & Paper Mills.

Baca Juga

Ia mengemukakan perusahaan tersebut menyatakan siap memaksimalkan produksi untuk mencegah terjadi kelangkaan oksigen di wilayah Sumsel dan membantu provinsi lainnya yang akhir-akhir ini mengalami kelangkaan oksigen. Hal itu dilakukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

"Salah satu provinsi yang telah dibantu yakni Jawa Barat, bantuan oksigen itu juga diupayakan untuk daerah lain yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan oksigen itu," kata Herman Deru.

Sementara Wakil Ketua Posko Harian Oksigen Jabar, Begin Troys ketika berkunjung ke Palembang, Senin (12/7) mengatakan pihaknya berupaya melakukan pencarian sumber pasokan oksigen untuk mengatasi kelangkaan oksigen di rumah sakit dampak lonjakan pasien Covid-19. "Kami mendapat informasi di Sumsel terdapat industri yang menghasilkan oksigen, untuk itu tim datang ke daerah ini dan difasilitasi Gubernur Sumsel, Herman Deru bertemu dengan manajemen PT OKI Pulp & Paper Mills yang menyatakan siap membantu Jabar," katanya.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement