Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Majelis Malaysia Terima Aduan Stres Hadapi Pandemi

Selasa 13 Jul 2021 03:16 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Agung Sasongko

Ilustrasi Muslim Malaysia

Ilustrasi Muslim Malaysia

Foto: REUTERS/Damir Sagolj
Majlis Agama Islam Negeri Sembilan terima 1.484 aduan stres hadapi pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEREMBAN -- Majlis Agama Islam Negeri Sembilan (MAINS), melalui Divisi Konseling Departemen Zakat, menerima total 1.484 panggilan dari masyarakat di negara bagian yang meminta dukungan psikososial, dari awal Januari hingga Juni tahun ini.

Kepala Konselor Divisi Konseling, Norazman Amat, mengatakan bahwa layanan konseling diberikan secara gratis kepada orang-orang di negara bagian itu. Layanan diberikan tanpa memandang agama dan ras, untuk membantu mengurangi depresi di antara individu.
 
Ia menjelaskan, bahwa sesi konseling online diadakan untuk mendengarkan masalah yang dihadapi individu atau klien yang menderita tekanan emosional, dan untuk bekerja sama mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut.
 
"Namun, sedikit berbeda dengan psikospiritual (dukungan), di mana beberapa klien kehilangan kepercayaan (kepada tuhan dan agama), terutama selama pandemi ini. Tugas kami adalah memberi mereka pemahaman tentang kehendak Tuhan," kata dia dilansir dari laman Malay Mail pada Senin (12/7).
 
Ia menjelaskan, saat ini penyuluhan dilakukan secara daring, melalui telepon, Zoom, Google Meet, dan aplikasi WhatsApp.
 
Ia mengatakan, mereka juga menerima panggilan dari pasien positif Covid-19, yang membutuhkan dukungan psikososial dan psikospiritual untuk memulihkan semangatnya, agar tidak mudah menyerah atau bertindak di luar pemikiran rasional.
 
Dia melanjutkan, bahwa bagi umat Islam, divisinya akan membantu kelompok untuk lebih dekat dengan Allah dengan berdoa dan membaca zikir untuk membangun kembali kepercayaan diri, dan mereka yang membutuhkan bantuan keuangan akan dirujuk ke Departemen Zakat. 
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA