Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Rektor IPB Raih Pengarhargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM

Senin 12 Jul 2021 20:30 WIB

Red: Irwan Kelana

Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria menerima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM Kategori Tokoh Masyarakat, Senin (12/7).

Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria menerima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM Kategori Tokoh Masyarakat, Senin (12/7).

Foto: Dok IPB University
IPB University konsisten memberdayakan UKM pertanian dan koperasi di pedesaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR-- Rektor IPB University Prof Arif Satria, menerima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) tahun 2021 kategori Tokoh Masyarakat. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-74 tahun 2021, Senin (12/7).

Siaran pers IPB University yang diterima Republika.co.id, Senin (12/7) menyebutkan, penghargaan yang disematkan kepada Prof Arif Satria ini adalah bentuk apresiasi Menteri Koperasi dan UKM pada setiap insan koperasi dan UKM yang dinilai sukses mendorong koperasi dan UKM di tanah air. Seperti diketahui bahwa IPB University merupakan salah satu perguruan tinggi yang konsisten dalam memberdayakan UKM pertanian dan koperasi di pedesaan. IPB University selama ini telah memberdayakan UKM pertanian baik di desa lingkar kampus maupun secara nasional.

Pemberdayaan oleh IPB Univesity juga dilakukan melalui program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). SPR bertujuan untuk mengubah mental peternak rakyat agar lebih mandiri. Saat ini sudah ada 43 SPR yang tersebar di 23 kabupaten dan 12 provinsi di Indonesia.

Tak hanya itu, di bawah kepemimpinan Prof Arif Satria, IPB University bekerja  sama dengan Astra International juga melakukan pemberdayaan UKM pertanian di Jawa Barat dengan program One Village One CEO (OVOC). Program ini mengkonsolidasikan BUMDes di 53 desa ke pasar modern.

Selain itu ada juga program One Village One Innovation (OVOI) yang menguatkan ekonomi desa dengan inovasi. Mulai tahun 2021, jumlah desa yang didampingi meningkat menjadi 300 desa baik Jawa maupun luar Jawa.

Pemberdayaan yang dilakukan IPB University terhadap UKM juga dilakukan melalui Tani Centre yang merupakan Smart Community Development. Ada IPB Digitani (aplikasi penyuluhan digital); Agribusiness and Technology Park (menghubungkan petani dengan Supermarket atau pasar modern dan pendampingan  teknologi); dan Data Desa Presisi (memperbaiki kualitas data desa dengan pendekatan Drone Participatory Mapping) di 21 kabupaten di Indonesia sebagai pendukung dalam pemberdayaan UKM pertanian.

Atas penghargaan ini, Prof Arif Satria menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Koperasi dan UKM yang telah memberikan kepercayaan dan apresiasi atas kinerja IPB University yang dipimpinnya dalam menggelorakan ekonomi masyarakat melalui koperasi maupun UKM.

"Penghargaan ini tentu tidak lepas dari peran seluruh komponen yang ada di IPB University,  baik dalam bentuk komitmen maupun aksi-aksi nyata memberdayakan masyarakat, terutama dalam wadah koperasi dan UKM. Untuk itu ungkapan terima kasih juga saya sampaikan untuk para pimpinan unit kerja, para dosen, tenaga kependidikan maupun para mahasiswa atas kiprah-kiprahnya terutama terkait pengembangan koperasi dan UKM di tengah-tengah masyarakat, " ungkapnya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA