Conte: Italia Paham Arti Tampil di Final dan Memenangkannya

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Antonio Conte.
Antonio Conte. Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel / POOL
Italia membuktikan diri sebagai tim yang lebih komplet dari pihak mana pun.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Antonio Conte bereaksi jelang final Piala Eropa (Euro) 2020. Conte merupakan salah satu pelatih jempolan asal Italia.

Kebetulan, negaranya melaju ke partai puncak. Gli Azzurri akan berhadapan dengan Inggris di Stadion Wembley, London, Senin (12/7) dini hari WIB.

Conte mengakui, kubu lawan mendapatkan keuntungan lantaran tampil di rumah sendiri. Namun fakta demikian bisa juga berdampak sebaliknya.

Artinya, the Three Lions justru turun dengan beban yang lebih besar. Sebab, ini final pertama pasukan Negeri Ratu Elizabeth di sebuah turnamen besar, sejak Piala Dunia 1966.

"Itu bisa berupa angin bertiup di layar, atau jangkar besar yang membebani mereka. Kami akan memiliki penggemar yang lebih sedikit di stadion, tapi kami mempunyai pengalaman lebih dari mereka di lapangan. Kami tahu apa artinya bermain di final, dan memenangkannya," kata Conte dikutip dari Football Italia, Jumat (9/7).

Conte berpendapat anak asuh Roberto Mancini sangat layak lolos ke partai puncak ini. Ia melihat Giorgio Chiellini dan rekan-rekan membuktikan diri sebagai tim yang lebih komplet dari pihak mana pun.

Menurut Conte, Italia bisa menyesuaikan diri dalam berbagai situasi dan lawan yang dihadapi. Tapi pada saat yang sama, mampu mempertahankan identitas, dan karakter di lapangan.

Anak asuh Mancini seperti mendapat tantangan berat ketika bertemu Spanyol di semifinal. Hingga 120 menit, dua raksasa itu bermain imbang 1-1.

Italia menang di sesi adu penalti. Dalam pertandingan, Jorginho dkk nampak lebih sedikit menguasai bola dari La Roja.

Menurut Conte, statistik tersebut, bukan berarti para yuniornya tak bisa berbuat banyak. Ia melihat para gladiator Negeri Piza juga sering berkreasi di sepertiga pertahanan lawan.

"Anda bisa saja menjaga bola, selama yang Anda mau. Tapi jika Anda tidak menciptakan peluang, tidak menembak, dan tidak mencetak gol, maka Anda tidak akan menang," ujar sosok yang pernah menjadi pelatih tim nasional Italia ini.

Conte sedikit membahas kekuatan Inggris. Menurutnya, para jugador the Three Lions selalu mencoba melukai setiap lawan, dalam situasi duel satu lawan satu.

Terkait


Sir Geoff Hurst.

Dukung Yuniornya, Legenda Inggris Cerita Sensasi Jadi Juara

Pelatih timnas Italia Roberto Mancini.

Italia Lolos ke Final, Chiellini Sebut Mancini ‘Gila’

Striker timnas Inggris Raheem Sterling.

Stones Yakin Sterling Bisa Jadi Pembeda di Final Euro 2020

Pemain Inggris Phil Foden.

Phil Foden Cedera Ringan Jelang Final Euro 2020

Legenda timnas Inggris, Gary Lineker.

Lineker Minta Fan Inggris Hormati Lagu Kebangsaan Italia

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image