Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Dewan Muslim Jerman: Islamofobia di Dunia Maya Fenomena Baru

Kamis 08 Jul 2021 20:57 WIB

Red: Agung Sasongko

Muslimah Jerman berunjukrasa di Hamburg, Jerman.

Muslimah Jerman berunjukrasa di Hamburg, Jerman.

Foto: Daniel Bockwoldt/EPA
Seorang imam sebuah masjid di Jerman mengaku kerap mendapat pesan intimidatif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Muslim di Jerman, Aiman ​​Mazyek, setuju Islamofobia di dunia maya adalah fenomena baru. Apalagi jumlah kasus yang terjadi meningkat pesat. 

Mazyek mengungkap, pada tahun 2020 terdapat lebih dari 1.000 kasus dan hampir 150 serangan fisik terhadap masjid di seluruh Jerman.  Mazyek berharap survei Dewan Eropa akan memberikan momentum segar untuk tindakan yang lebih tegas.

Baca Juga

"Sama seperti antisemitisme dan rasisme, serangan terhadap Muslim adalah serangan terhadap kebebasan dan demokrasi di negara kita," kata Mazyek.

Sebelumnya, Imam A, seorang imam sebuah masjid di Jerman mengaku kerap mendapat pesan intimidatif dari seseorang tak dikenal di ponsel miliknya. Ia juga mendapati fakta bahwa Islamofobia telah membuat masjid mejadi sepi. 

Ia pun mengajak politisi dan wartawan untuk datang ke masjid melihat langsung seperti apa kondisinya. "Kami bukan kota hitam tetapi kami juga bagian dari masyarakat,"kata dia.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA