Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Bupati Purbalingga Pastikan Stok Oksigen Medis Mencukupi

Rabu 07 Jul 2021 01:14 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Dwi Murdaningsih

Stok oksigen  Ilustrasi

Stok oksigen Ilustrasi

Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Kebutuhan oksigen di rumah sakit akan terus diupdate setiap harinya.

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi memastikan ketersediaan oksigen medis di RSUD mencukupi. ''Sejauh ini belum pernah terjadi kekosongan. Kami juga selalu memantau ketersediaan oksigen ini, agar stoknya selalu mencukupi,'' ujar dia, Selasa (6/7).

Salah satu upaya yang ditempuh untuk mengantisipasi kebutuhan oksigen medis, antara lain dengan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov Jateng dan pihak distributor di Purbalingga.

''Kalau kondisinya sudah mulai menipis, kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan Jateng. Misalnya bila stok oksigen di RSUD tinggal 50 unit dan (RSUD) Panti Nugroho tinggal 37, kami langsung telpon Dinkes Jateng. Biasanya, akan langsung didroping,'' katanya.

Menurutnya, kebutuhan oksigen di rumah sakit akan terus diupdate setiap harinya. ''Stok akan disesuaikan dengan kebutuhannya. Kalau jumlah pasien Covid 19 yang mengalami gejala berat sedang mengalami lonjakan, maka stok harus disesuaikan. Jangan sampai, saat dibutuhkan tidak ada oksigennya,'' katanya.

Berdasarkan data per Senin (5/7), tercatat ada sebanyak 2.038 kasus aktif Covid-19 di Purbalingga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.831 pasien mengalami gejala ringan sehingga hanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing atau karantina terpusat. Sedangkan yang menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami gejala sedang dan berat, ada sebanyak 207 pasien.

Masalah ketersediaan oksigen medis ini, juga mendapat perhatian dari Bupati Banyumas Achmad Husein. Bahkan dia mendapat laporan, pada Ahad (4/7) sempat ada salah rumah sakit swasta yang kekurangan oksigen medis untuk menangani pasien Covid 19.
 
''Tapi saat ini sudah teratasi, Kami sudah mengecek langsung ketersediaan oksigen, dan saat ini masih mencukupi,'' jelasnya .

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan oksigen di berbagai rumah sakit rujukan Covid 19 di Banyumas, pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan pasokan dari distributor yang ada di Banyumas.  ''Saat ini, kami juga mengambil pasokan oksigen dari distributor di daerah Cirebon dan Tasikmalaya," ucapnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA