Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Tangerang Capai 90 Persen

Selasa 06 Jul 2021 20:56 WIB

Red: Nora Azizah

Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 Tangerang pada Selasa (6/7) mencapai 90 persen.

Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 Tangerang pada Selasa (6/7) mencapai 90 persen.

Foto: ANTARA/Jojon
Hingga kini, total kasus positif Covid-19 Tangerang mencapai 13.793 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang, Banten menyatakan tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di daerah itu pada Selasa (6/7) mencapai 90 persen. "Dari awal bulan Juni memang kasus baru mengalami peningkatan yang signifikan. Tetapi, kasus itu diimbangi dengan kasus kesembuhan mencapai 90 persen atau sekitar 11.900 orang dari total kasus sebanyak 13.793 orang," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi di Tangerang, Selasa (6/7).

Ia mengatakan, dengan terus bertambahnya tren pasien yang dinyatakan sembuh merupakan hal positif. Dengan demikian, ke depan diharapkan semua pasien terkonfirmasi aktif COVID-19 dapat pulih kembali.

Baca Juga

"Jadi, angka 90 persen tren kesembuhan ini dari semua kasus, baik itu pasien yang dirawat atau pasien yang menjalani isolasi mandiri," katanya.

Selain itu, lanjut dia, peningkatan kasus meninggal dunia di Kabupaten Tangerang terjadi penambahan menjadi 302 orang. Namun, jika dipersentase nasional, jumlah itu masih di bawah rata-rata.

"Kalau untuk kasus meninggal dunia pada bulan Juli ini mencapai 2,3 persen," ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang akumulasi kasus COVID-19 di daerah itu mencapai 13.793 orang, sebanyak 504 orang menjalani isolasi dan dalam perawatan di rumah sakit 224 orang. Sedangkan kasus terkonfirmasi sembuh sebanyak 12.750 orang dan meninggal dunia 315 orang.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan 5M dan menaati peraturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat guna menekan angka penyebaran COVID-19.

"Saya berharap di masa PPKM Darurat ini masyarakat menghindari berpergian, tetap di rumah saja. Kalau pun itu ada kegiatan di luar supaya selalu memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari interaksi langsung dengan yang lainnya," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA