Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Ratusan Nakes di Cilacap Terpapar Covid-19

Selasa 06 Jul 2021 17:48 WIB

Rep: Eko Widiyatno / Red: Agus Yulianto

Petugas membawa barang-barang nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk proses isolasi terpusat.

Petugas membawa barang-barang nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk proses isolasi terpusat.

Foto: ANTARA/Idhad Zakaria
Sebagian besar nakes yang terpapar Covid 19, umumnya hanya mengalami gejala ringan. 

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Meski sudah mendapat vaksin Covid 19 lengkap, jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Cilacap yang terpapar Covid 19 tercatat cukup banyak. Ketua Paguyuban Kepala Puskesmas se-Kabupaten Cilacap, Joko Semedi, menyebutkan, khusus untuk nakes yang bertugas di puskesmas-puskesmas se Kabupaten Cilacap saja ada sebanyak 365 nakes yang saat ini harus isolasi mandiri atau menjalani perawatan karena terpapar Covid 19.

Jumlah itu, belum termasuk nakes yang bekerja di rumah sakitr-sakit dan terpapar Covid 19. "Jumlah nakes puskesmas yang tarpapar Covid 19 memang cukup banyak. Dengan jumlah kasus aktif saat sebanyak 2.663 pasien, berarti pasien dari kalangan nakes puskesmas menyumbang sekitar 14 persen," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr Pramesti Griyana Dewi menyebutkan, sebagian besar nakes yang terpapar Covid 19, umumnya hanya mengalami gejala ringan sehingga hanya sekadar melakukan isolasi mandiri. "Hampir semua puskesmas di Cilacap, ada nakesnya yang terpapar Covid 19," katanya.

Untuk itu, dia telah mengintruksikan pada setiap Puskesmas agar jika ada nakesnya yang terkonfirmasi positif, untuk dilakukan tracing, testing dan sterilisasi ruangan. "Kalau perlu, pelayanan dihentikan sementara untuk proses sterilisasi," katanya.

Meski demikian, dia menyebutkan, hingga saat ini tidak ada puskesmas di Cilacap yang sampai menutup sementara layanannya. "Biasanya ada terpaparnya bergantian, tidak bersamaan, sehingga layanan puskesmas bisa tetap jalan,'' katanya.

Sementara menyusul lonjakan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan di rumah sakit, pihak RSUD Cilacap membuka lowongan bagi relawan yang ingin membantu tugas penanganan pasien Covid di rumah sakitnya. "Kita sudah membuka lowongan relawan nakes sejak kemarin. Yang dibutuhkan antara lain tenaga dokter, perawat dan tenaga laboratorium medis," ujar Direktur RSUD Cilacap, dr Moch Ichlas Riyanto.

Dia menyebutkan, jumlah pasien Covid 19 yang ditangani di rumah sakitnya, memang terus mengalami peningkatan. Dari 107 tempat tidur yang disediakan bagi pasien Covid-19, yang sedang digunakan saat ini mencapai 95 tempat tidur. Bahkan untuk tempat tidur di ruang ICU, dari 16 tempat tidur yang disediakan sudah terisi semua.

Dia menyebutkan, kondisi saat ini memang membutuhkan adanya tambahan relawan nakes untuk membantu tugas perawatan di rumah sakit. "Tidak akan cukup kalau hanya ditangani oleh nakes yang bertugas saat ini," katanya. 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA