Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Cerita Habib Novel Alaydrus Soal Kehati-hatian Mbah Moen   

Selasa 06 Jul 2021 16:27 WIB

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

Mbah Moen dikenal berhati-hati memberikan nafkah ke keluarganya

Mbah Moen dikenal berhati-hati memberikan nafkah ke keluarganya

Foto: istimewa
Mbah Moen dikenal berhati-hati memberikan nafkah ke keluarganya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—  Tubuh yang dimasuki dengan makanan yang haram akan berpengaruh buruk pada akal pikiran. Sebab darah, hati, dan jantung yang menjadi faktor penting dalam tubuh manusia terkontaminasi oleh makanan haram. 

Hingga, menurut Habib Novel Alaydrus, memakan makanan haram akan membuat hati seseorang menjadi beku dan tidak dapat mendengar kalam-kalam yang baik. Bahkan, segala organ tubuh lainnya pun sulit diajak untuk taat dan berbuat hal yang bermanfaat. 

Baca Juga

Karena itu, orang yang saleh sangat berhati-hati dalam hal memberikan nafkah bagi keluarganya. Segala apa yang dimakan ataupun yang di gunakan haruslah berasal dari sumber yang halal dan diperoleh dengan cara yang halal. 

Habib Novel pun mencontohkan bagaimana almarhum KH Maimun Zubair yang juga menjadi sosok ulama yang sangat berhati-hati dalam perkara memberikan nafkah bagi keluarganya. 

Menurut Habib Novel, untuk memastikan beras yang dikonsumsi anak-anaknya berkah dan halal, Mbah Moen, begitu akrab disapa, bahkan mengirim langsung beras untuk anak-anaknya dari sawahnya. 

"Beras untuk makan sehari-hari itu dikirim dari sawahnya Mbah Moen sendiri, yang menanamnya diwiridi. Karena makanan yang masuk murni halal, jadinya ya orang-orang luar biasa (anak-anak Mbah Moen)," kata kata Habib Novel saat mengisi kajian di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Selatan, sebagaimana dikutip dari dokumentasi Harian Republika.    

Habib Novel menjelaskan, bagi orang yang senang makan-makanan yang haram, daging yang tumbuh dari makanan yang haram layak untuk masuk ke dalam neraka. 

Sebab itu, Habib Novel mengajak orang tua lebih berhati-hati dalam hal memberikan nafkah bagi anak-anaknya. Ia pun mengingatkan agar orang tua tidak mencampur rezeki yang berasal dan diperoleh dengan halal dengan yang haram. 

Habib Novel pun mengajak agar lebih berhati-hati dan jeli bila membeli makanan terlebih di tempat tersebut baru pertama kali dikunjungi. Tak ada salahnya, untuk bertanya dan memastikan makanan yang akan dipesan berdasar dari bahan yang halal atau tidak tercampur sesuatu yang najis atau haram. 

Habib Novel juga mengingatkan agar selalu membaca doa sebelum makan untuk memohon keberkahan rezeki yang diberikan dan berharap rezeki tersebut menjauhkan dari siksa neraka.      

sumber : Harian Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA