Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Stok Belum Datang, Vaksinasi di Batam akan Terhenti Kamis

Selasa 06 Jul 2021 15:42 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Vaksinator mempersiapkan vaksin Covid-19. Batam telah memohon bantuan pemerintah provinsi untuk mengatasi masalah ketersediaan vaksin Covid-19.

Vaksinator mempersiapkan vaksin Covid-19. Batam telah memohon bantuan pemerintah provinsi untuk mengatasi masalah ketersediaan vaksin Covid-19.

Foto: Antara/Umarul Faruq
Vaksinasi Covid-19 di Batam akan terhenti pada Kamis jika pasokan tidak segera tiba.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau akan terpaksa berhenti sementara pada Kamis (8/7). Hal itu terjadi akibat ketersediaan vaksin yang terbatas.

"Vaksin terbatas, tinggal 1.000 mdv, untuk 10 ribu orang. Kalau hari ini tidak masuk suplai vaksin, sangat mungkin di hari Kamis, kami berhenti," katanya di Batam, Selasa.

Baca Juga

Dari 10 ribu dosis vaksin yang tersedia, sebanyak 1.000 di antaranya sudah dialokasikan untuk pemberian dosis kedua. Lalu, 9.000 lainnya untuk anak usia 12-17 tahun.

Wakil Wali Kota mengatakan telah memohon bantuan pemerintah provinsi untuk mengatasi ketersediaan vaksin. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan, Batam ditargetkan untuk memvaksinasi 70 persen warga sasaran dan seluruh anak 12-17 tahun. Namun, target itu sulit mencapai target apabila vaksin tidak tersedia.

"Ini persoalannya, bagaimana mau mengejar target," kata dia.

Menurut Wakil Wali Kota, masyarakat Batam kini tengah bersemangat untuk mendapatkan suntikan vaksin, dilihat dari banyaknya warga yang datang ke sentra vaksinasi. Komunitas dan organisasi masyarakat juga antusias menyelenggarakan vaksinasi. Ia khawatir, apabila ketersediaan vaksin habis, maka akan membuyarkan semangat tersebut.

"Vaksinasi untuk masyarakat umum malah berhenti, itu masalah. Kami minta pada provinsi agar kita dibantu. Kalau tidak ada vaksin, bagaimana target bisa dicapai," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA